Tanjungpinang (Gokepri.com) – Pasca kesurupan massal, SMAN 1 Tanjungpinang mengelar doa bersama. Doa bersama dilakukan agar tercipta keamanan di lingkungan sekolah.
“Pada hari ini kita mengadakan doa bersama dalam rangka untuk memohon keselamatan, keamanan, ketenangan, ketenteraman anak-anak, ” kata Kepala Sekolah SMAN 1 Tanjungpinang Imam Syafi’i, Selasa 10 Oktober 2023.
Menurutnya, kesurupan ini merupakan yang pertama kali terjadi. Siswa yang kesurupan di SMAN 1 Tanjungpinang ada belasan.
Baca Juga: Geger, Belasan Siswa SMAN 1 Tanjungpinang Kesurupan
“Ini baru pertama kali,” kata dia.
Imam Syafi’i menjelaskan, kejadian bermula saat jam pelajaran kedua pukul 8.30 wib. Salah seorang siswa putri tiba-tiba berteriak di dalam kelas dan diikuti siswa lainnya.
“Jam 8.30 wib ada siswa yang teriak-teriak di kelas 10, tapi kelas itu sudah kami pulangkan,” kata dia saat ditemui di Tanjungpinang, Selasa 10 Oktober 2023.
Iman mengatakan, peristiwa itu dipicu usai siswa di kelas 10 itu selesai mengikuti perkemahan di bumi perkemahan Kwarda Dompak pekan lalu.
Menurut Imam, dari teriakan satu siswa kemudian menjadi pemicu siswa lain ikut histeris.
Namun, saat ini semua sudah bisa ditenangkan. Para siswa juga telah diantar ke rumah masing-masing.
“Mungkin karena kelelahan aja, karena kemah kan di hutan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









