Karimun (gokepri.com) – Jembatan penghubung penumpang ke ponton Pelabuhan Sri Tanjung Gelam atau Pelabuhan KPK Karimun yang putus pada Kamis, 27 Oktober 2022 dinihari mulai diangkat pada Jumat, 28 Oktober 2022 pagi ini.
Jembatan itu diangkat menggunakan dengan kekuatan di atas 40 ton. Kapal crane tersebut sudah merapat ke pelabuhan KPK.
“Kapal crane nya sudah berada di Pelabuhan KPK, ini lagi proses pengangkatan jembatan penghubung yang putus itu,” ujar Kepala Bidang Pelabuhan Dinas Perhubungan Karimun, Hidayatullah.
Kata Hidayatullah, sebenarnya menurut jembatan itu akan diangkat pada Kamis sore atau paling lambat pada Kamis malam, namun karena saat itu lagi pasang surut maka kapal crane lagi kandas.
“Kapal crane itu kebetulan berada di Pulau Parit dan sedang kandas pada Kamis malam jadi tak bisa merapat ke pelabuhan KPK,” sebutnya.
Dirinya berharap, proses pengangkatan jembatan penghubung ke ponton Pelabuhan KPK tersebut bisa berjalan dengan lancar.
“Mudah-mudahan proses pengangkatan jembatan ini bisa berjalan lancar, sehingga aktivitas di pelabuhan KPK kembali normal,” sebutnya.
Diberitakan, jembatan penghubung ke penghubung ke Pelabuhan Sri Tanjung Gelam atau Pelabuhan KPJ terputus.
Pelabuhan tersebut tiba-tiba saja jatuh ke laut akibat gelombang kuat yang melanda Karimun sepanjang Rabu malam hingga Kamis pagi.
Putusnya jembatan itu diduga karena hantaman gelombang yang begitu kuat karena adanya musim angin barat.
Penulis: Ilfitra









