BATAM (gokepri) — Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batam, Kepulauan Riau, tumbuh 32 persen sepanjang 2025 menjadi Rp 2,36 triliun, dari Rp 1,78 triliun pada 2024. Kenaikan itu sekaligus mendorong total pendapatan daerah dari Rp 3,7 triliun menjadi Rp 4,29 triliun pada tahun yang sama.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyebut capaian tersebut mencerminkan pemulihan aktivitas ekonomi sekaligus hasil optimalisasi pengelolaan pendapatan daerah. “Hal ini menunjukkan bahwa perekonomian Batam terus bergerak positif dan semakin bergairah,” ujar Amsakar, Selasa (31/3/2026).
Kontribusi PAD terhadap total pendapatan daerah juga meningkat, dari 47 persen pada 2024 menjadi 55 persen pada 2025. Amsakar menilai pencapaian itu tidak lepas dari intensifikasi dan optimalisasi pajak daerah yang beriringan dengan membaiknya kondisi ekonomi di Batam.
Baca Juga: Realisasi PAD Batam Masuk Lima Besar Nasional
Capaian keuangan tersebut disampaikan dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, tahun pertama pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 di bawah kepemimpinan Amsakar bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra. “LKPJ ini bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga menjadi ruang evaluasi untuk memastikan setiap rupiah dalam APBD dikelola secara optimal demi kesejahteraan masyarakat Batam,” kata Amsakar.
Di luar sektor keuangan, Pemerintah Kota Batam juga mencatat sejumlah capaian di bidang pendidikan, kesehatan, dan tata kelola pemerintahan. Kota Batam meraih predikat kota terinovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) serta pengakuan sebagai Kota Layak Anak pada 2025.
Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah menilai masih terdapat sejumlah sektor yang berpotensi mendongkrak PAD lebih lanjut. “Masih bisa bertambah lagi, terutama untuk retribusi persampahan oleh Dinas Lingkungan Hidup, pendapatan parkir oleh Dinas Perhubungan, serta peningkatan pelayanan oleh Rumah Sakit Umum Daerah,” ujar Firmansyah.
Baca Juga: BPHTB dan PBB-P2 Topang PAD Batam 2023
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









