Operasi Zebra Seligi 2023 di Bintan Digelar Selama 14 Hari

operasi zebra seligi bintan
Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo membuka latihan pra Operasi Zebra Seligi 2023, Jumat (1/9/2023). Foto: Humas Polres Bintan

Bintan (gokepri.com) – Polres Bintan akan menggelar Operasi Zebra Seligi atau Operasi Keselamatan Lalu Lintas selama 14 hari. Sebelum dilaksanakan, Polres Bintan adakan latihan pra operasi, Jumat 1 September 2023.

Latihan Pra Operasi (Latpraops) Zebra Seligi 2023 tersebut dibuka secara resmi oleh Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo didampingi Kabagops Polres Bintan AKP Monang P Silalahi selaku Karendalops Zebra Seligi 2023 Polres Bintan.

Kemudian juga hadir Kasat Lantas Polres Bintan AKP Khafandi selaku Kapusdalops Zebra Seligi 2023 Polres Bintan serta seluruh anggota yang terlibat dalam operasi Zebra Seligi 2023 Polres Bintan.

Baca Juga: Polres Bintan Bersih-bersih Situs Bersejarah Makam Panjang

Operasi Zebra Seligi 2023 Polres Bintan akan dilaksanakan mulai Senin 4 September 2023 hingga 17 September 2023.

Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo meminta kepada personel yang terlibat dalam operasi agar melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan struktur operasi.

“Personel yang terlibat operasi agar melaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, laksanakan sesuai dengan tugas dan fungsinya dalam struktur operasi ini,” ujarnya.

Ia juga meminta analisa dan evaluasi dilakukan minimal 2 kali selama operasi. Tujuannya untuk memantau apakah operasi berjalan sesuai dengan target operasi yang sudah direncanakan.

Setelah Latpraops resmi dibuka oleh Kapolres Bintan selanjutnya dilakukan pemaparan oleh Kabagops AKP Monang P Silalahi selaku Karendalops dan Kasatlantas Polres Bintan AKP Khafandi selaku Kapusdalops.

Khafandi mengatakan tema opeasi kali ini adalah Kamseltibcarlantas Menuju Pemilu 2024.

“Sasaran operasi Zebra Seligi 2023 saat ini ada beberapa sasaran yaitu para pengemudi atau pengendara roda 2 dan roda 4 dan kalangan remaja yang cenderung melakukan kebut-kebutan dan balapan liar,” ujarnya.

Selain itu juga pengemudi yang tidak dilengkapi dokumentasi kendaraan seperti SIM, STNK, helm dan lainnya.

“Sasaran selanjutnya orang yang sering membawa senjata tajam ataupun senjata api yang tidak dilengkapi dengan dokumen yang syah juga menjadi sasaran operasi ini,” kata dia.

Ia mengajak masyarakat Bintan untuk selalu mengikuti peraturan lalu lintas agar terhindar dari kecelakaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Asrul Rahmawati

BAGIKAN