BERLIN, Jerman (gokepri) – Pemain sayap Spanyol, Nico Williams, tampil luar biasa dalam final Piala Eropa 2024. Tak hanya mencetak gol pembuka, ia juga kerap merepotkan lini belakang Inggris hingga akhirnya Spanyol meraih kemenangan 2-1 dan berhak atas gelar juara.
Torehan tersebut sekaligus mengantarkan Williams sebagai pemain terbaik pertandingan atau man of the match. Pemain berusia 22 tahun dari Athletic Bilbao ini menjadi incaran klub-klub top Eropa berkat penampilan gemilangnya sepanjang turnamen. Ia menjadi salah satu motor kemenangan Spanyol dalam tujuh pertandingan beruntun mereka di Euro 2024.
Baca: Daftar Juara dan Runner-up Piala Eropa sejak 1960
Williams membuka keunggulan Spanyol pada menit ke-47. Bantuan dari Lamine Yamal dimanfaatkan dengan baik oleh Williams untuk melepaskan tembakan mendatar yang tak bisa dijangkau kiper Inggris, Jordan Pickford.
“Momen ini tak akan pernah saya lupakan sepanjang karier saya. Ini impian semua pemain sepak bola,” ujar Williams.
“Penghargaan pemain terbaik pertandingan ini tentu membanggakan. Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk tim. Memang benar, orang-orang mulai mengenal dan menghormati saya, dan saya sangat menghargai rasa hormat itu.”
Sebelumnya, Yamal, pemain berusia 17 tahun yang memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda turnamen ini, tengah menjadi sorotan. Namun, pada laga final ia tak banyak mendapatkan peluang.
Ditekan ketat pemain belakang Inggris sepanjang babak pertama, Yamal kesulitan memulai pergerakannya. Alhasil, Williams sebagai rekan sesama pemain sayap menjadi motor serangan utama Spanyol.
Nico Williams bahkan harus beberapa kali membantu Yamal di sisi kanan lapangan saat Spanyol kesulitan menembus barisan pertahanan Inggris yang disiplin.
Meski berulang kali menusuk lini kiri pertahanan Inggris yang dikawal Kyle Walker, umpan-umpan Williams belum menemui sasaran rekan setimnya.
Namun, dua menit setelah turun minum, ia tak membutuhkan bantuan siapa pun. Umpan dari Yamal langsung dikonversi menjadi gol indah ke gawang Pickford.
Baca: Spanyol Perkasa Juara Piala Eropa 2024, Inggris Gagal Akhiri Penantian Gelar
“Ini tahun yang luar biasa bagi saya,” kata Williams, yang lahir di Spanyol dari orang tua berkebangsaan Ghana. “Orang tua saya telah banyak berjuang untuk saya bisa berada di titik ini. Mereka telah menanamkan nilai-nilai respek dan loyalitas pada diri saya.”
Williams terus tampil perkasa bahkan setelah Inggris menyamakan kedudukan melalui pemain pengganti, Cole Palmer, pada menit ke-73. Ia terus berupaya membawa Spanyol ke depan hingga akhirnya kemenangan diraih berkat gol penentu Mikel Oyarzabal di menit-menit akhir. REUTERS
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







