Batam (gokepri.com) – Jika berkunjung ke Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, tak lengkap rasanya jika tidak mencicipi kuliner khas yang bisa memanjakan lidah. Selain terkenal dengan gong-gong dan otak-otaknya, gorengan ikan hiu juga menjadi salah satu makanan favorit warga lokal serta wisatawan yang datang.
Berlokasi di Senggarang, tepatnya di Jalan Pasar Kota Tanjungpinang, gorengan ikan hiu di gadang-gadang menjadi makanan legendaris di wilayah itu. Sebab, penjualnya Swi Kim (45), mengaku sudah menjual gorengan ikan hiu tersebut sejak 15 tahun lalu.
Swi Kim mengatakan, setiap harinya ia bisa menjual sampai 100 potong ikan hiu goreng. Ya, hiu. Jangan heran, predator yang dikenal menyeramkan itu kini dapat diolah dengan baluran tepung rempah menjadi gorengan yang enak dan renyah.
Tempat jualan Swi Kim memang terpencil, masuk ke pemukiman. Tapi, para peminatnya rela antre dari pagi hari hanya untuk menikmati gorengan ikan hiu tersebut.
“Banyak orang cari, kita goreng pagi sampai jam 11 lewat, dari jam itu sudah tidak ada lagi,” katanya kepada awak media gokepri.com.
Tidak hanya menjual gorengan hiu, Swi Kim juga menjual gorengan lain seperti sosis dan otak-otak. Tapi menu yang paling terkenal adalah ikan hiu goreng yang dibuat dari irisan daging ikan yang banyak ditemukan di sana.
Swi Kim mengatakan, hiu yang ia gunakan bukan hiu predator yang ada di lautan. Namun, hiu yang biasa dijual di pasar, masyarakat sekitar menyebutnya sua he pea, jenis hiu yang tidak menyerang manusia.
“Ada dijual di pasar tepi laut,” katanya sambil menggoreng ikan.
Harga gorengan ikan hiu ini juga terjangkau, satu potongNYA Rp5 ribu. Cara menikmati ikan ini pun beragam, bisa langsung dimakan atau dicocol saus sambal khas daerah itu.
“Rp5 ribu Saja satu potong, nanti makanNYA pakai saos sambal,” katanya.
Bella Shofie (24), seorang pembeli mengaku rela jauh-jauh dari Batam untuk mencicipi gorengan ikan hiu tersebut.
“Ini mau pulang ke Batam, tapi sempatkan dulu mampir mau cicip hiu goreng,” katanya.
Bella menyukai cemilan unik ini. Rasa ikan hiu goreng tersebut sedikit berbeda dari daging ikan pada umumnya. Sebagai orang yang pertama kali mencicipi daging ikan hiu, ia mengaku merasakan sensasi yang berbeda pada gigitan pertama.
“Pas digigit itu kriuk, renyah gitu. Tapi, sedikit amis. Tapi enak. Kalau pakai nasi mungkin lebih nikmat,” katanya.
Untuk penikmat olahan laut, Bella menyarankan goreng hiu jadi salah satu pilihan untuk dijadikan cemilan atau oleh-oleh. (engesti)
Baca juga: Makanan dan Kerajinan Khas Tanjungpinang Dipamerkan di Nagoya Hill Batam









