JAKARTA (gokepri) — Delapan warga meninggal dunia akibat tanah longsor yang melanda dua wilayah di Bali. Seluruh jenazah korban telah dievakuasi tim SAR gabungan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan empat korban longsor berasal dari Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, dan empat lainnya dari Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar.
Empat jenazah korban longsor di Desa Pikat ditemukan pada Minggu (19/1/2025), beberapa saat setelah bencana terjadi. Dua jenazah lainnya ditemukan keesokan harinya, Senin (20/1/2025).
Proses pencarian dan pertolongan sempat terhambat cuaca buruk. Operasi SAR dihentikan sementara demi keselamatan petugas yang terdiri dari personel Basarnas, TNI, Polri, dan Palang Merah Indonesia (PMI) kabupaten setempat.
Sementara itu, empat jenazah korban di Desa Ubung Kaja ditemukan beberapa jam setelah longsor terjadi pada Senin (20/1/2025) pagi.
Selain korban meninggal, tim SAR juga mengevakuasi tujuh korban selamat untuk mendapatkan perawatan medis atas luka-luka yang diderita. “Dari kedua lokasi bencana tersebut juga masih ada dua korban yang dilaporkan hilang dan dalam proses pencarian,” kata Abdul.
BNPB mengimbau masyarakat mewaspadai hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang disertai petir. Kondisi cuaca ini masih berpotensi melanda sebagian besar wilayah Bali dan dapat memicu tanah longsor atau bencana hidrometeorologi lain, seperti banjir bandang.
BNPB memberikan panduan bagi masyarakat. Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi selama lebih dari dua jam, warga yang tinggal di lereng tebing maupun bantaran sungai diimbau segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. Hal ini untuk mencegah potensi risiko bencana.
Pemerintah daerah juga diharapkan mengawasi aliran sungai, saluran irigasi, dan drainase secara berkala. Jika ada penyumbatan, aliran sungai atau saluran air harus segera dibersihkan untuk mencegah banjir.
Pengawasan terhadap tanggul dan tebing juga perlu dilakukan intensif. Jika ditemukan retakan, tindakan mitigasi harus segera diambil untuk menjamin keselamatan warga. ANTARA
Baca Juga:
Tragedi Longsor di Tiban Koperasi Renggut Empat Nyawa
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









