BATAM (gokepri) – Billy Mambrasar menambah daftar anak muda Indonesia yang mendapat pengakuan internasional. Presiden Amerika Serikat ke-44, Barack Obama, memilih putra Papua itu sebagai peserta Obama Foundation Fellowship 2025. Program bergengsi tersebut memberi pendampingan langsung dari Obama untuk menyiapkan pemimpin muda dengan agenda perubahan nyata.
Billy lahir di Papua dan menempuh pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung serta Harvard University. Ia mendirikan Yayasan Kitong Bisa, lembaga yang memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak Papua. Fokus utamanya, menyediakan akses pendidikan yang sebelumnya terbatas di wilayah pedalaman.
Selain pendidikan, Billy juga aktif di bidang lingkungan. Ia meluncurkan CONTAINDER, program pengelolaan sampah berbasis teknologi yang melibatkan masyarakat dalam pengumpulan dan pemrosesan. Tujuannya, menciptakan ekonomi sirkular di Indonesia.
Kiprah di dua bidang tersebut menjadi alasan pemilihannya. Obama Foundation menempatkan Billy sebagai salah satu figur muda yang dinilai bisa memberi dampak lebih luas. “Saya senang bisa terpilih dan ingin belajar sebanyak-banyaknya dari Barack Obama,” kata Billy di Batam, Minggu, 28 September 2025.
Ia menambahkan, ilmu dari program ini akan langsung diterapkan dalam kegiatan yayasan maupun inisiatif lingkungannya. “Saya ingin terus berkarya dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” ujarnya.
Peran di BP Batam

Selain aktivitas sosial, Billy saat ini bertugas sebagai Tenaga Ahli Investasi dan Pengusahaan di BP Batam. Menurutnya, fellowship ini juga bisa membantu promosi Batam di kancah internasional, terutama ke Amerika dan Eropa.
Batam disebutnya memiliki potensi besar di sektor investasi dan pariwisata. Dengan jaringan global yang dibangun lewat program Obama Foundation, peluang memperkenalkan Batam di forum internasional lebih terbuka.
Billy berharap keikutsertaannya dalam fellowship tidak hanya memberi manfaat bagi dirinya, tetapi juga mendorong inspirasi bagi generasi muda Indonesia. “Semoga apa yang sudah kita lakukan bisa menjadi inspirasi untuk generasi muda,” katanya.
Obama Foundation Fellowship sendiri dikenal sebagai program yang melahirkan pemimpin muda dari berbagai belahan dunia. Dengan terpilihnya Billy, Indonesia memiliki wakil baru dalam jejaring kepemimpinan global, membawa isu pendidikan, lingkungan, dan pembangunan daerah ke panggung internasional.
Selain Billy, ada dua figur muda Indonesia lainnya yang juga dipilih Barack Obama: Hatta Kresna Aditya, pemuda asal Bandung, lulusan Teknik Elektro ITB. Ia mendirikan Rahsa Nusantara, sebuah gerakan yang mendukung masyarakat adat melindungi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka.
Nashin Mahtani, lulusan Universitas Waterloo, Kanada. Ia dikenal lewat inovasi Peta Bencana Nasional, sebuah platform digital yang membantu pemerintah, khususnya BNPB, dalam memetakan potensi bencana dan mempercepat penanganannya. Kini, Nashin aktif dalam kegiatan sosial di Bali.
Baca Juga: Bagaimana Industri Hulu Migas Menggerakkan Ekonomi Kepri
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








