Langgar Prokes: Pom Coffee Room dan Cheryl Terancam Ditutup

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terus mengintensifkan penegakan disiplin di sejumlah tempat aktivitas warga, Sabtu (15/5/2021) malam.
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terus mengintensifkan penegakan disiplin di sejumlah tempat aktivitas warga, Sabtu (15/5/2021) malam.

Batam (gokepri.com) – H+3 Idul Fitri 1442 H, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terus mengintensifkan penegakan disiplin di sejumlah tempat aktivitas warga, Sabtu (15/5/2021) malam. Penegakan disiplin ini dilakukan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Batam.

Satgas Covid-19 Kota Batam tersebut terdiri dari Satpol PP, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Batam, dan Bagian Hukum Setdako Batam. Kemudian Dinas Perhubungan Batam, Dinas Komunikasi dan Informatika Batam, TNI-Polri, dan Direktorat Pengamanan Badan Pengusahaan Batam.

Dari pantauan, sejumlah tempat keramaian tidak menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Yakni tidak menjaga jarak minimal 1,5 meter, serta adanya kerumunan.

Kepala Satpol PP Kota Batam, Salim mengatakan, pengawasan ini dilakukan dalam rangka menegakkan disiplin penerapan prokes Covid-19 sesuai Perwako Nomor 49 tahun 2020. Sehingga diharapkan tumbuh kesadaran warga untuk patuh menerapkan prokes di mana saja.

“Kami harap seluruh warga Kota Batam mematuhi prokes pencegahan Covid-19. Dengan selalu menjalankan 5M, memakai masker saat beraktivitas, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas, dan menghindari kerumunan. Setidaknya hal ini dapat mencegah dan mengantisipasi penyebararan dan penularan virus corona di masyarakat,” ucap Salim.

Dalam pengawasan tersebut, kata Salim, belasan tempat usaha diberikan tindakan, mulai dari teguran lisan maupun surat peringatan pertama (SP1) dan kedua (SP2). “Ada tiga tempat usaha diberikan teguran lisan, tujuh diberikan SP1 dan satu diberikan SP2,” jelasnya.

Salim merinci, tempat usaha yang mendapat teguran lisan yakni Cafe Linggo Windsor, Warung Sambel Nagoya dan Foodcourt A2 Windsor. Untuk SP1 diberikan kepada Labers Coffee Mitra 2 BTC, TO RE/Japanese Eateri & Caffee Mitra 2 BTC, Hakirin Caffee Mitra 2, Cheryl Mitra 2, WR Aceh 99 Seipanas, Station Nagoya, dan Nagoya Foodcourt. Sedangkan SP2 diberikan yakni Pom Coffee Room Baloi Taman Kota Mas.

Meski melanggar, pihaknya tidak bisa serta merta turun langsung melakukan penutupan. Ada prosedur atau tahapan pembinaan. Salah satunya dengan memberikan teguran bertahap tiga kali.

“Kalau tidak diindahkan sampai teguran ketiga baru kita tutup. Tapi batas waktu antara teguran pertama, kedua, dan ketiga itu berselang masing-masing 14 hari,” ujarnya. (eri)

BAGIKAN