KSOP Karimun Siapkan 173 Armada Kapal Layani Arus Mudik Nataru 2025

Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun Capt Supendi bersama perwakilan instansi vertikal mengecek persiapan pengamanan Nataru 2025. (Ilfitra/gokepri.com)

KARIMUN (gokepri.com) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Tanjungbalai Karimun menyiapkan 173 armada untuk melayani arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Informasi tersebut disampaikan Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Capt Supendi saat apel siaga pembukaan Posko Terpadu Nataru di pelabuhan Tanjungbalai Karimun, Kamis 18 Desember 2025.

Apel tersebut diikuti pegawai KSOP, Pelindo, Badan Karantina, TNI, Lanal TBK, Polri, KP3 Laut dan Polairud, Kejari Karimun, Basarnas, Bandara RHA, Dinas Perhubungan, Imigrasi, BMKG serta Instansi terkait lainnya.

Supendi mengatakan, rincian 173 armada kapal yang melayani Nataru itu yakni kapal ferry 60 unit, speed boat 108 unit, kapal Ganda Nusantara 7, Ganda Nusantara 8, kapal Roro ada 2 unit serta kapal Pelni untuk rute dari TBK, Batam, Belawan dan Jakarta.

“Apel siaga ini sebagai bentuk komitmen kita dalam melayani masyarakat saat Nataru,” ujar Supendi.

Dikatakan, sebelum pelaksanaan kegiatan pembukaan posko, pihaknya telah melaksanakan kegiatan ram check atau pemeriksaan kapal secara random sejak 10 November sampai dengan 27 November 2025.

“Jumlah semua kapal yang kita periksa secara random berjumlah 12 unit kapal dan semuanya dinyatakan laik laut,” ungkapnya.

Menurut dia, jumlah penumpang melalui Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun untuk periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, diprediksi meningkat sekitar 223 ribu penumpang.

“Prediksi kami lonjakan penumpang akan terjadi pada tanggal 24, 25 Desember dan tanggal 31 Desember,” katanya.

“Andai kata terjadi lonjakan penumpang yang signifikan dan jadwal reguler tidak bisa menampung maka akan disiapkan armada tambahan ataupun ekstra trip,” jelasnya.

Ia juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran KSOP untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta terus berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya.

“Melalui posko terpadu ini, diharapkan masyarakat yang menggunakan jasa transportasi laut dapat merasa lebih tenang dan nyaman,” pungkasnya.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait