Tanjungpinang (gokepri) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang Muhammad Faizal memastikan segera membayar uang transportasi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang sempat tertunda.
Menurut dia, pembayaran uang transportasi yang sempat tertunda itu karena ada masalah pada aplikasi pembayaran.
“Aplikasi KPPN dan bank tidak beroprasi,” kata dia, Selasa 30 Januari 2024.
Baca Juga: KPU Tanjungpinang Gelar Simulasi Pencoblosan Pemilu 2024
Ia memastikan, pembayaran uang transportasi itu akan cair dalam beberapa pekan ke depan. KPU saat ini masih mempersiapkan berkas administrasi sebagai pertanggungjawaban pembayaran.
“Kami tidak bermaksud memperlambat, cuma ada masalah teknis,” kata dia.
Ia juga meminta, para anggota KPPS tidak berpengaruh terhadap video negatif tentang upah anggota KPPS yang tidak dibayar.
“Kami minta anggota KPPS sabar dan menunggu,” kata dia.
Sebelumya, salah satu anggota KPPS yang tidak ingin disebutkan namanya mengeluh lantaran tidak diberi uang transportasi saat pelantikan dan Bimbingan Teknis (Bintek) yang digelar 15 Januari 2024 lalu.
“Belum dapat uang transportasi sama sekali. Padahal janjinya ada uang transportasi,” kata dia.
Ia mengaku, telah meninggalkan pekerjaan demi mengikuti pelantikan dan Bimbingan Teknis, dengan harapan mendapatkan uang transportasi dari hasil mengikuti pelantikan dan Bimtek tersebut, tetapi hasilnya nihil.
“Di Bintan sudah dibayar. Kenapa di Tanjungpinang belum, saya harus ninggalin kerjaan demi ikut ini,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









