KMP Tri Sakti Adinda Kandas di Pulau Kasam, 170 Penumpang Selamat

KMP Tri Sakti Adinda
Kapal Motor Penumpang (KMP) Tri Sakti Adinda kandas di perairan Pulau Kasam, sekitar lintasan Telaga Punggur–Tanjung Uban, Minggu (12/10/2025) sore. Foto: istimewa

BATAM (gokepri) – Sebanyak 170 penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) Tri Sakti Adinda dievakuasi dengan selamat setelah kapal yang mereka tumpangi kandas di perairan Pulau Kasam, sekitar lintasan Telaga Punggur–Tanjung Uban, Minggu (12/10/2025) sore.

Insiden terjadi sekitar pukul 15.20 WIB, tak lama setelah kapal milik PT Tala Pusuk Buhit berangkat dari Pelabuhan Punggur menuju Tanjung Uban. Arus laut kuat dari arah selatan diduga menjadi penyebab kapal terseret hingga kandas di sekitar Tanjung Pulau Kesam.

“Kapal sempat terdorong arus dan mengalami kandas, tapi seluruh penumpang dan kendaraan berhasil dievakuasi dengan aman,” ujar Shelvy Arifin, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Senin (13/10).

Evakuasi seluruh penumpang, baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan, berlangsung antara pukul 16.00 hingga 17.00 menggunakan kapal cepat menuju Pelabuhan Domestik Punggur. ASDP memastikan para penumpang mendapat makanan, minuman, dan tempat istirahat sementara.

Upaya penarikan kapal sempat terhambat air surut, namun berhasil dilakukan dengan bantuan satu unit tugboat pada pukul 00.45 WIB. Sekitar 20 menit kemudian, Tri Sakti Adinda sandar di Dermaga 1 Pelabuhan Punggur untuk pembongkaran muatan.

Setelah itu, seluruh kendaraan dan penumpang dialihkan ke KMP Tanjung Burang yang diberangkatkan menuju Tanjung Uban pada pukul 02.30 WIB. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Andri Setiawan, General Manager ASDP Batam.

Proses evakuasi dan pengamanan jalur pelayaran melibatkan KN P.546 Pangkalan PLP Tanjung Uban, KSOP Batam, serta Ditpolairud Polda Kepri. Mereka memastikan alur pelayaran tetap aman selama penarikan kapal.

Shelvy menambahkan, ASDP terus berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan dan instansi maritim untuk memastikan operasional lintasan Telaga Punggur–Tanjung Uban segera kembali normal. “Keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa adalah prioritas utama kami,” ujarnya.

Rute Telaga Punggur–Tanjung Uban merupakan salah satu jalur penyeberangan tersibuk di Kepulauan Riau, menjadi penghubung utama antara Batam dan Bintan. Jalur ini kerap dilintasi kendaraan logistik dan ribuan penumpang setiap pekan.

Meski tidak menimbulkan korban, insiden Tri Sakti Adinda sempat mengganggu jadwal penyeberangan selama beberapa jam. ASDP mengimbau seluruh operator kapal swasta di lintasan tersebut untuk mematuhi standar keselamatan pelayaran dan memantau kondisi cuaca sebelum berlayar.

Baca Juga: Pemeliharaan Kapal Roro Rute Batam-Karimun, Warga Harus Lewat Tanjungpinang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait