BATAM (gokepri) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam menerapkan pembayaran non-tunai di 100 titik parkir. Upaya ini dilakukan untuk mencapai target retribusi parkir tahun 2025 sebesar Rp18 miliar.
Kepala Dishub Kota Batam, Salim, mengatakan penerapan tersebut sudah berlangsung sejak September 2024. “100 lokasi ini mulai tahun 2024 bulan September, lanjut sampai saat ini. Pembayaran lewat QRIS Bank Mandiri tapi yang bayar tunai masih kami layani,” ujar Salim, Rabu (19/2/2025).
Ia menjelaskan pembayaran parkir secara non-tunai merupakan salah satu cara yang disiapkan Dishub untuk memudahkan masyarakat jika tidak memiliki uang tunai.
Selain melalui penerapan pembayaran parkir non-tunai, Dishub Batam juga menyiapkan beberapa upaya lainnya.
Upaya tersebut antara lain optimalisasi parkir tepi jalan umum, wajib retribusi, hingga penjualan stiker parkir berlangganan.
Tahun ini, pendapatan parkir berlangganan ditargetkan sebesar Rp2,5 miliar. Rinciannya, stiker parkir berlangganan untuk kendaraan roda dua 500 lembar, roda empat 3.412 lembar, dan roda enam 500 lembar.
Dengan begitu, pihaknya menggenjot penerapan parkir berlangganan sebagai upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor retribusi parkir.
Salim mengatakan, pada Januari 2025, sebanyak 115 kendaraan di kota itu sudah mendaftar parkir berlangganan. Rinciannya, kendaraan roda dua sebanyak satu unit, roda empat sebanyak 88 unit, dan roda enam sebanyak 26 unit.
“Kemudian sebanyak 68 kendaraan milik pegawai di lingkungan Pemko Batam. Roda empat sebanyak 66 dan roda enam sebanyak 2 unit,” kata Salim.
Ia menambahkan, sosialisasi secara intensif juga dilakukan untuk memastikan pemahaman masyarakat tentang manfaat dan ketentuan mengikuti program parkir berlangganan.
Dengan adanya program tersebut, diharapkan akan tercipta kedisiplinan yang lebih baik dalam penggunaan lahan parkir. Selain itu, program ini diharapkan berkontribusi dalam mengurangi kemacetan dan konflik terkait parkir di Batam. ANTARA
Baca Juga: Dishub Batam Bidik Rp2,5 Miliar dari Parkir Berlangganan di 2025
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








