Keindahan Natuna Menanti Pelari Geopark Marathon

natuna geopark marathon
Pantai Batu Kasah, Natuna. Foto: Disbudpar Natuna

Natuna (gokepri) – Kabupaten Natuna di Kepulauan Riau bersiap menyambut pelari dari seluruh dunia dalam ajang Natuna Geopark Marathon Internasional yang akan digelar pada 12 Mei 2024. Acara ini diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Natuna.

Geopark marathon ini merupakan perpaduan antara olahraga dan wisata. Peserta akan berlari melewati berbagai pemandangan alam yang indah di Natuna, termasuk geopark yang telah diakui oleh UNESCO.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Natuna, Hardinansyah, mengatakan acara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan ekonomi dari sektor pariwisata. Natuna ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Natuna bukan hanya memiliki potensi alam yang indah, tetapi juga memiliki potensi wisata yang luar biasa.

HBRL

Baca Juga:

“Tanggal 11 Mei 2024 sebelum kegiatan marathon kami adakan bazar makanan dan lainnya di Pantai Piwang Natuna,” ujar Hardiansyah.

Berbagai kategori jarak tempuh tersedia dalam geopark marathon ini, mulai dari 5 kilometer, 10 kilometer, half marathon, hingga full marathon.

Selain itu, berbagai acara menarik lainnya juga akan digelar sebelum dan sesudah marathon, seperti bazar makanan, pertunjukan seni, dan kegiatan budaya.

Hardinansyah mengundang seluruh masyarakat Natuna dan pelari dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara untuk berpartisipasi dalam acara ini. Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui situs https://bit.ly/NatunaGeoparkMarathon_2024. Atau juga bisa mendaftarkan diri secara langsung ke Geopark Information Center (GIC) yang berada di depan Masjid Agung Natuna.

“Mari kita bersama-sama sukseskan kegiatan ini dan tunjukkan kepada dunia bahwa Natuna adalah destinasi wisata yang patut dikunjungi,” ajak Hardinansyah.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, juga diundang untuk membuka acara geopark marathon ini.

“Kami telah mengirimkan surat undangan kepada beliau dan tinggal menunggu balasan. Beliau sangat ingin mengunjungi Natuna, namun hingga saat ini belum dapat terwujud,” ungkap Hardinansyah. ANTARA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait