Tangerang (gokepri.com) – Kebakaran Lapas Tangerang menewaskan 41 narapidana, Rabu (8/9) dini hari. Puluhan lainnya luka berat. Polisi menduga korsleting menjadi penyebab insiden tersebut.
“Kami bekerja sama dengan otoritas terkait untuk mencari penyebab kebakaran dan tentu saja merumuskan strategi pencegahan agar bencana besar seperti ini tidak akan terjadi lagi,” kata Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly usai mengunjungi lokasi kejadian, Rabu (8/9).
Kebakaran ini menjadi yang paling parah setelah insiden kebakaran pabrik kembang api yang menewaskan 47 orang pada 2017 lalu. Kabel listrik di penjara belum ditingkatkan sejak 1972 ketika penjara dibangun, kata Menteri Yasonna. Adapun kebakaran Lapas Tangerang diperkirakan terjadi pada pukul 1.45 pagi dari dalam sebuah blok penjara.
Yasonna mengatakan dua dari yang tewas adalah warga negara asing, masing-masing dari Afrika Selatan dan Portugal.
Ia memastikan penjara itu dalam kapasitas berlebih ketika kebakaran terjadi. Sel dikunci pada saat malam kebakaran dan kobaran api tak terkendali. “Beberapa kamar tidak dapat dibuka,” ujar dia.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakat Kemenkumham, Rika Aprianti, mengatakan ada 122 orang yang ditahan di blok lapas tersebut. Jumlah itu melebihi kapasitas yang hanya untuk 38 orang.
Rika mengatakan semua 41 korban jiwa adalah narapidana, menambahkan pihak berwenang masih mengevakuasi fasilitas tersebut pada pukul 9.00 waktu setempat.
Pada Rabu pagi TV lokal menunjukkan rekaman api yang melalap fasilitas penahanan, dan kemudian, sisa-sisa bangunan yang hangus saat para korban ditarik dari tempat kejadian dengan kantong mayat berwarna oranye.
Dr Hilwani dari Rumah Sakit Umum Tangerang mengatakan bahwa beberapa mayat telah terbakar begitu parah sehingga tidak dapat diidentifikasi.
Sedangkan Metro TV mengutip laporan polisi yang mengatakan bahwa 73 orang juga menderita luka ringan. “Dugaan awal karena korsleting listrik,” kata Kabid Humas Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam siaran itu. (Can)
|Baca Juga: Ubah Tabung Pemadam Kebakaran Jadi Tabung Oksigen, Seorang Tersangka Diamankan









