Tanjungpinang (gokepri.com) – Penanganan Covid-19 di Kota Tanjungpinang menunjukkan tren positif dengan terus menurunnya kasus aktif. Data Satgas Covid-19 Kota Tanjungpinang, kasus aktif tinggal 1 orang.
“Kita bersyukur karena Tanjungpinang berhasil menekan laju kenaikan kasus Covid-19. Bahkan, saat ini kasus aktif tersisa satu orang,” kata Wali Kota Tanjungpinang, Rahma saat peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-57 di Lapangan Pamedan, Sabtu 13 November 2021.
Kabar baik ini, kata Rahma, tak luput dari kerjasama dan kerja keras seluruh komponen masyarakat. Meski saat ini terjadi penurunan kasus, namun ia meminta masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi penularan.
“Potensi kenaikan kasus masih bisa terjadi. Maka itu, protokol kesehatan harus terus dijalankan. Dan bagi yang belum mendapatkan vaksinasi, segera lakukan vaksinasi dosis lengkap,” kata Rahma.
Total kasus konfirmasi Covid-19 di Tanjungpinang selama ini mencapai 10.207 kasus. Sebanyak 9.804 di antaranya sembuh dan 402 meninggal dunia.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri mengatakan, covid ini masih ada di tengah-tengah masyarakat. Mungkin saja tidak muncul gejala, sebab sudah mulai terbentuk herd immunity karena sudah divaksin.
Kendati demikian, tentu akan fluktuasi tingkat kekebalan tubuh bisa menurun, mungkin bergejala.
“Artinya, kita harus tetap menjaga diri kita dan orang lain dengan kehati-hatian dan disiplin 5M. Di fasilitas kesehatan tetap siap melakukan tracing, testing, serta pemantauan,” ucapnya.
Sandri memprediksi terjadinya gelombang ketiga Covid-19 pada Desember 2021 dan Januari 2022, saat momentum libur akhir tahun. Sehingga berpotensi terjadi lonjakan kasus.
“Harus kita jaga dari sekarang dengan menggalakkan prokes (protokol kesehatan) 5M. Salah satunya membatasi perjalanan atau mobilitas dan menghindari kerumunan. Ini penting dilakukan agar tidak terjadi transmisi,” pesannya. (zak)
Baca juga: Satgas: Kasus Aktif COVID-19 di Kepri Tinggal 22 Orang









