BATAM (gokepri) – BP Batam tancap gas membangun infrastruktur sepanjang 2024, dari jalan hingga bandara, demi memacu pertumbuhan ekonomi Batam pascapandemi. Upaya ini membuahkan hasil, dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat dalam tiga tahun terakhir, menjadikan Batam lokomotif ekonomi Kepulauan Riau.
Badan Pengusahaan (BP) Batam, sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, terus berupaya meningkatkan daya saing Batam. Kota ini merupakan salah satu tujuan investasi unggulan di Indonesia.
Sepanjang 2024, melalui berbagai program dan kegiatan strategis, BP Batam berhasil mentransformasi kota berpenduduk sekitar 1,3 juta jiwa ini menjadi daerah yang ramah investasi sekaligus penggerak ekonomi Provinsi Kepulauan Riau dan nasional.
Pengembangan sejumlah infrastruktur vital memberikan stimulus signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini semakin mengukuhkan Batam sebagai lokomotif perekonomian Kepulauan Riau.
Tak hanya infrastruktur jalan utama yang menjadi fokus. Berbagai infrastruktur lain juga mendapat sentuhan program strategis BP Batam. Lembaga ini memiliki tugas penting dalam menarik investor dan menciptakan iklim investasi yang kondusif, nyaman, dan aman.
Selain itu, serangkaian kegiatan dan program strategis BP Batam turut membangkitkan sektor pariwisata daerah dengan menarik kunjungan wisatawan.
“Saya ingin Batam semakin maju dan menjadi kota percontohan bagi daerah lain. Karena itu, seluruh infrastruktur harus kita benahi agar pertumbuhan ekonomi semakin meningkat,” ujar Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, pada Selasa, 31 Desember 2024.
Rudi meyakini pengembangan infrastruktur pendukung investasi berdampak positif bagi perekonomian Batam.
Hal ini terbukti dengan pertumbuhan ekonomi yang luar biasa dalam tiga tahun terakhir, pasca pandemi Covid-19. Pada 2021, ekonomi Batam tumbuh 4,75 persen, setelah pada tahun sebelumnya terkontraksi 2,55 persen.
Pertumbuhan berlanjut pada 2022 dengan capaian 6,84 persen, dan kembali meningkat menjadi 7,04 persen pada 2023.
“Pencapaian ini patut disyukuri. Mari kita jaga kekompakan agar Batam terus tumbuh menjadi kota modern dan madani,” pesan Rudi.
Berikut beberapa program dan kegiatan strategis BP Batam sepanjang 2024:
- Pembangunan Bundaran Punggur (tiga lajur keliling): Bundaran ini merupakan wujud komitmen BP Batam dalam memprioritaskan pengembangan infrastruktur jalan untuk mendukung arus lalu lintas kendaraan dan mobilitas masyarakat. Pengerjaan bundaran ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan menjadikan Batam sebagai kota dengan infrastruktur jalan yang lebih baik.
- Pembangunan Jalan Yos Sudarso Tahap 3 (ruas Simpang Bengkong–Underpass Pelita)
- Pembangunan Jalan Alternatif Bandara Internasional Hang Nadim
- Pembangunan Pemukiman Warga Terdampak Pembangunan Rempang Eco-City di Tanjung Banon: Hingga saat ini, 42 kepala keluarga (KK) telah menempati rumah baru di Tanjung Banon. Pembangunan rumah ini merupakan bagian dari tugas BP Batam dalam mendukung realisasi investasi Rempang Eco-City.
- Pembangunan Jalan Hang Tuah (ruas Simpang Bandara–Simpang Batu Besar)
- Pembangunan Jalan Hang Jebat Tahap 2 (ruas Simpang Batu Besar–Simpang Polda Kepri)
- Pembangunan Jalan Hang Kesturi (ruas Citra Aerolink–Simpang Batu Besar)
- Penyediaan Infrastruktur Air Bersih di Tanjung Banon
- Pembangunan Jalan Gajah Mada atau Flyover Laksamana Ladi: Pembangunan flyover ini merupakan upaya BP Batam mengurai kemacetan di area Universitas Internasional Batam–Taman Kota menuju RS Awal Bros. Flyover ini juga mendukung mobilitas transportasi warga Batam dan logistik menuju Pelabuhan Batu Ampar.
- Perbaikan Jalan Trans Barelang (Bukit Bismillah)
- Pembangunan Taman Rusa Sekupang Tahap 5
- Pembangunan Kawasan Taman Kolam Sekupang Tahap 4
- Pembangunan Jalan Kawasan Industri Kabil
- Penataan Simpang Sei Harapan
- Pembangunan Gedung VVIP Bandara Internasional Hang Nadim Batam
***
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Baca Juga:
BP Batam Perkuat Komitmen Pengembangan Energi Surya









