Jadi Agen BRILink di Karimun, Rani Bisa Menambah Pendapatan Keluarga

Siti Maharani (40) owner Shaziya Mart di meja kasir bersama mesin EDC sebagai transaksi Agen BRILink. (Ilfitra/gokepri.com)

Karimun (gokepri.com) – Siti Maharani (40) memanfaatkan pekarangan depan rumahnya dengan mendirikan bangunan kecil berukuran sekitar 4X4 meter. Bangunan itu kemudian dijadikannya minimarket yang diberinya nama Shaziya Mart.

Shaziya Mart terletak di RT 02 RW 02, Kelurahan Tanjung Balai, Kecamatan Karimun atau persis di belakang Kantor Kejaksaan Negeri Karimun.

Rani begitu dia akrab disapa merupakan seorang karyawan swasta. Dia bersama suaminya, Edi kemudian mendirikan Shaziya Mart pada Desember 2022 silam. Shaziya sendiri merupakan nama salah seorang putrinya.

Di minimarket itu, dirinya menjual beraneka ragam makanan ringan, minuman dan bahan sembako.

Siti Maharani di tengah minimarket Shaziya Mart miliknya. (Ilfitra/gokepri.com)

Bahkan, dia juga menjual pulsa semua operator, melayani penjualan paket internet, token listrik, bayar tagihan, transfer uang dan transaksi lainnya.

Begitu melihat omset penjualan di minimarketnya yang mulai lumayan besar, Rani kemudian didatangi pegawai BRI Unit Tanjungbalai Karimun. Dia ditawarkan menjadi Agen BRILink.

Gayung pun bersambut, Rani menerima tawaran menjadi Agen BRILink hanya selang beberapa bulan setelah dia membangun minimarket.

“Awalnya saya bangun minimarket pada 12 Desember 2022. Kemudian, pada awal 2023 saya ditawari jadi Agen BRILink dan langsung saya terima,” ujar Rani saat ditemui di minimarketnya, Rabu, 13 Maret 2024.

Minimarket Shaziya Mart nampak dari depan. (Ilfitra/gokepri.com)

Rani menyebut, sejak menjadi Agen BRILink pendapatan keluarganya makin bertambah. Sebab, biaya admin yang diterima saat terjadinya transaksi dengan nasabah dibagi dua antara dirinya dengan BRI.

“Alhamdulillah, lumayan banyak nasabah yang transaksi di sini, salah satunya pembayaran setoran simpanan,” ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga melayani transaksi lain seperti transfer dan setor tunai. Meski nominal transaksi tak banyak yang rata-rata hanya Rp100 ribu hingga Rp200 ribu, namun yang melakukan transaksi lumayan banyak.

Menurut dia, pihak BRI tidak memberikan syarat apapun ketika ditawari jadi Agen BRILink, hanya kebetulan suaminya sudah menjadi nasabah kemudian ditawari jadi agen dan langsung diterima.

Begitu sudah menjadi Agen BRILink, pihak BRI kemudian memberikan mesin EDC dan sejumlah baliho yang menunjukkan kalau minimarket Shaziya Mart merupakan Agen BRILink.

“Mesin EDC ini diberikan secara cuma-cuma, namun karena di sini ada biaya adminitrasi, maka biaya adminnya dibagi dua,” jelas Rani.

Keuntungan lain diperoleh Rani menjadi Agen BRILink karena di sekitar kawasan itu hanya dialah satu-satunya yang menjadi Agen BRILink. Kalau ada yang lain, itupun jauh ke arah pelabuhan Tanjungbalai.

Terpisah, Kepala Unit BRI Tanjungbalai Karimun, Herbeth Sibaban menjelaskan, untuk Pulau Karimun Besar terdapat 56 Agen BRILink, salah satunya Shaziya Mart.

Kata Herbeth, Agen BRILink sebenarnya dibagi atas dua, yakni Agen BRILink EDC dan Agen BRILink Mobile.

“Kalau Agen BRILink di Shaziya Mart itu merupakan Agen BRILink EDC,” katanya.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait