Ini Strategi Paslon di Pilkada Karimun Tangani Covid-19

Debat Publik Paslon di Pilkada Karimun
KPU Kabupaten Karimun menyelenggarakan Debat Publik Paslon di Pilkada Karimun di Hotel Aston, Minggu (25/10/2020) malam.

Karimun (gokepri.com) – Dua pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Karimun, Aunur Rafiq-Anwar Hasyim dan Iskandarsyah-Anwar Abu Bakar sudah menyiapkan strategi penanganan Covid-19 jika terpilih pada Pilkada 2020. Hal itu terungkap dalam debat publik paslon bupati dan wakil bupati yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun di Hotel Aston Karimun, Minggu (25/10/2020) malam.

Calon bupati Karimun nomor urut 02 Iskandarsyah menyampaikan, dalam penanganan dan pencegahan Covid-19 pihaknya akan fokus dalam meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat melawan Covid-19. Kemudian mengalokasikan dana APBD untuk meningkatkan kapasitas tes, ketersediaan alat serta tenaga medis, dan lainnya.

“Kami akan tingkatkan jaring pengaman sosial dengan memberikan bantuan sembako dan padat karya bagi orang-orang yang terkena dampak lapangan pekerjaannya, serta bantuan ekonomi bagi masyarakat kecil dan menengah,” katanya dalam debat yang disiarkan langsung di televisi Kepri dan Facebook ini.

Menurut Iskandarsyah, pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia telah berdampak terhadap berkurangnya lapangan pekerjaan, banyaknya pengangguran, dan penurunan produktivitas produksi. Selain melakukan penanganan Covid-19, juga harus dijaga keberlangsungan ekonomi.

“Selalu terapkan protokol kesehatan, pakai masker, dan cuci tangan. Kita juga akan melakukan program padat karya. Dengan adanya program padat karya, masyarakat bisa mendapatkan dananya,” katanya.

Anwar Abu Bakar, pasangan Iskandar menambahkan, selain pencegahan, juga diperlukan edukasi dengan melibatkan semua elemen masyarakat. “Melalui edukasi itu, masyarakat akan lebih paham. Selain itu peningkatan ekonomi jangka pendek dan panjang juga harus dilakukan, sehingga ekonomi bisa berjalan sebagaimana kita harapkan,” kata Anwar.

Baca juga: Nomor Urut Paslon Karimun, Arah 1, Bersinar 2

Sementara itu calon bupati Karimun nomor urut 01, Aunur Rafiq menyatakan bahwa pandemi Covid-19 telah memporakporandakan sendi-sendi perekonomian masyarakat Kabupaten Karimun. Ia berjanji segera mengambil langkah-langkah konkrit dan nyata jika dirinya terpilih kembali untuk membangun Karimun.

Selain itu, regulasi harus dibuat melalui peraturan daerah terkait protokol kesehatan serta melakukan evaluasi bersama Gugus Tugas dan relawan hingga tingkat desa/kelurahan. Begitu juga dengan pengendalian dampak ekonomi, di antaranya bisa dilakukan dengan mengoptimalkan dana desa sehingga padat karya di desa dapat dilakukan.

“Bantuan-bantuan masyarakat yang tidak mampu secara terus menerus kita berikan sebagaimana kemampuan keuangan daerah,” kata Rafiq. (zak)

Pos terkait