Impor Beras Ditarget 3,9 Juta Ton, Bantuan Tahap III Mulai Agustus

impor beras 2024
Pelaksana Tugas Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas RI, Indra Wijayanto, saat melakukan monitoring stok beras di Gudang Bulog Batam, Selasa (25/6/2024). Foto: gokepri/Muhammad Ravi

BATAM (gokepri) – Pemerintah menargetkan impor beras sebanyak 3,9 juta ton pada 2024. Hingga Juni, realisasi impor beras sudah mencapai sekitar 2 juta ton.

“Untuk sisanya akan berjalan sampai akhir tahun,” ujar Pelaksana Tugas Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas RI, Indra Wijayanto, saat melakukan monitoring stok beras di Gudang Bulog Batam, Selasa (25/6/2024).

Baca:

HBRL

Indra menjelaskan impor beras dilaksanakan dengan perencanaan yang matang. Saat musim panen berlangsung, impor akan dikurangi dan dilanjutkan kembali saat panen selesai dan stok di gudang mulai berkurang.

Sementara itu, penyaluran beras program bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CGP) dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) tahap III akan mulai disalurkan pada Agustus 2024.

Bantuan pangan beras tahap I sudah dilakukan pada bulan Januari hingga Maret 2024 dan tahap 2 pada bulan April hingga Juni 2024.

“Sesuai dengan arahan presiden, penyaluran bantuan pangan beras tahap ketiga akan tetap diberikan, namun berselang satu bulan dari bulan terakhir (Juni) tahap II ini. Jadi nanti mulainya Agustus, Oktober dan Desember,” jelasnya.

Indra menambahkan penyaluran bantuan beras melalui PT Pos Indonesia berjalan dengan baik, mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

“Secara sistem alhamdulillah penyalurannya berjalan dengan baik, PT Pos Indonesia sudah menjalankan sesuai prosedur semua SOP yang kami berikan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain diĀ Google News

Penulis: Muhammad Ravi

Pos terkait