Imigrasi Tarempa Sosialisasikan E-Paspor dan Keimigrasian kepada Pelajar

imigrasi tarempa
Sosialisasi e-paspor dan keimigrasian di SMKN 4 Anambas. Foto: gokepri/Wisnu Een

ANAMBAS (gokepri) – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarempa menggelar kegiatan sosialisasi Paspor Elektronik (E-Paspor) dan Keimigrasian kepada siswa-siswi SMK Negeri 4 Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (20/6/2024).

Kegiatan yang berlangsung di Desa Tiangau, Kecamatan Siantan Selatan ini dihadiri oleh pejabat Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarempa, perwakilan Kepala SMKN 4 Anambas, Taruna Muda Politeknik Imigrasi Tangerang, dan para siswa-siswi SMKN 4 Anambas.

Baca:

HBRL

Dalam sambutannya, Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarempa, Ronald Ferdinand Rafudi menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan E-Paspor dan memberikan edukasi tentang keimigrasian kepada para siswa.

“E-Paspor memiliki beberapa kelebihan, di antaranya bebas visa ke negara-negara Asia Tenggara, dilengkapi cip sehingga memudahkan proses pemeriksaan di bandara, dan kebijakan visa Waiver ke Jepang,” jelas Ronald.

Ronald menjelaskan, Visa Waiver merupakan rekomendasi yang diberikan kepada warga negara asing untuk dapat masuk ke negara Jepang, namun bukan berarti izin mutlak atau jaminan untuk dapat masuk ke negara tersebut.

“Sosialisasi E-Paspor ini tidak hanya dilakukan untuk pelajar, namun juga untuk seluruh masyarakat yang ingin mendapatkan informasi tentang E-Paspor,” tambahnya.

imigrasi tarempa
Taruna Muda Politeknik Imigrasi Tangerang memaparkan tentang sekolah kedinasan di SMKN 4 Anambas. Foto: gokepri/Wisnu Een

Perwakilan Kepala SMKN 4 Anambas, Nolly, memberikan apresiasi atas kunjungan pihak Imigrasi Kelas II TPI Tarempa dalam menyampaikan sosialisasi terkait E-Paspor dan Keimigrasian.

“Saya harap para murid dapat menyerap apa yang disampaikan narasumber sebagai ilmu yang bisa diambil dan disalurkan kepada sekitar kita,” kata Nolly.

Selain sosialisasi E-Paspor, para Taruna Muda Politeknik Imigrasi Tangerang juga turut menjelaskan tentang sekolah kedinasan khusus keimigrasian yang merupakan akademi imigrasi dalam menciptakan SDM unggul yang siap mengabdi kepada negara.

“Politeknik Imigrasi sendiri sama seperti sekolah kedinasan khusus lainnya, dengan masa pendidikan empat tahun. Setelah pendidikan, para lulusan akan mendapatkan kepastian menjadi CPNS Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia golongan IIIa,” jelas Albert Holy Siahaan, salah satu Taruna Muda Politeknik Imigrasi.

Alberd juga menyampaikan bahwa Politeknik Imigrasi memiliki tiga jurusan, yaitu Hukum Keimigrasian, Administrasi Keimigrasian, dan Manajemen Keimigrasian. Pendaftaran dan pendidikan di Politeknik Imigrasi tidak dipungut biaya.

Masyarakat yang ingin anaknya menjadi Taruna Politeknik Imigrasi dapat mendaftar melalui website Catar.kemenkumham.go.id atau melalui Instagram Politeknik Imigrasi untuk mendapatkan informasi persyaratan lebih detail.

“Persyaratan lebih lengkap dapat diakses di website atau kunjungi Instagram Politeknik Imigrasi. Nantinya, jika diterima menjadi taruna, akan mendapatkan fasilitasi lengkap seperti asrama, makan 3x sehari, pakaian dinas lengkap, uang saku bulanan, dan banyak lagi,” papar Albert.

Kegiatan sosialisasi E-Paspor dan Keimigrasian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para siswa tentang E-Paspor dan keimigrasian, serta memotivasi mereka untuk berkarir di bidang keimigrasian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Wisnu Een

Pos terkait