Imigrasi Batam Buka Layanan Khusus Disabilitas di Engku Putri

Hari disabilitas internasional
Jajaran Imigrasi Batam, K3S, dan Pemko Batam berkolaborasi menghadirkan layanan paspor ramah disabilitas di Engku Putri, Sabtu 6 Desember 2025. GOKEPRI/ENGESTI FEDRO

BATAM (gokepri) – Imigrasi Batam memperluas akses layanan publik melalui program “Paspor Simpatik”, inisiatif jemput bola yang dirancang khusus untuk memudahkan penyandang disabilitas mendapatkan dokumen perjalanan. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Disabilitas Internasional dan menjadi wujud komitmen lembaga tersebut menghadirkan pelayanan yang inklusif.

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam bekerja sama dengan Kesejahteraan Sosial Suatu Lembaga Sosial (K3S) dan Pemerintah Kota Batam menghadirkan layanan permohonan paspor langsung di Museum Raja Ali Haji, kawasan Engku Putri, Batam Kota, Sabtu 6 Desember 2025.

Kasi Dokumen Perjalanan (Dokjal) Imigrasi Batam, Doni Lusindra, menyampaikan bahwa layanan keliling ini dirancang untuk memastikan kelompok rentan mendapatkan akses pelayanan publik yang setara.

“Kami ingin membuktikan bahwa Imigrasi Batam berusaha selalu hadir di setiap kesempatan melayani masyarakat. Hari ini kami bekerja sama dengan K3S dan Pemko Batam untuk memberikan layanan permohonan paspor langsung di lokasi acara,” ujarnya.

Layanan difokuskan bagi penyandang disabilitas yang hadir bersama keluarga dalam rangkaian kegiatan K3S. Imigrasi Batam menargetkan sekitar 50 pemohon dapat mengikuti proses pengambilan foto biometrik hingga pukul 12.00 WIB.

Doni menjelaskan bahwa proses pencetakan paspor akan dilakukan setelah pemohon menyelesaikan pembayaran PNBP, dengan estimasi penyelesaian tiga hari kerja. Untuk mendukung kelancaran layanan, tim Imigrasi membawa perlengkapan layanan keliling secara lengkap.

“Semangatnya sama: memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat Batam. Kolaborasi ini membuat kegiatan dapat terselenggara dengan baik,” ujarnya.

Apresiasi datang dari Ketua LPA Batam, Lina, yang menilai langkah Imigrasi Batam sangat membantu penyandang disabilitas yang membutuhkan dokumen perjalanan.

“Kami berterima kasih kepada Imigrasi. Ini bentuk kemudahan pelayanan untuk anak-anak kita dan keluarganya. Luar biasa, dan semoga berlanjut tahun depan,” kata Lina.

Ia menekankan pentingnya layanan paspor inklusif sebagai bagian dari pemenuhan hak yang setara bagi seluruh anak, baik yang berasal dari SLB negeri maupun swasta.

“Anak-anak ini semuanya sama. Mereka punya hak yang sama untuk mendapatkan layanan publik. Imigrasi telah membuat terobosan untuk mempermudah mereka memperoleh paspor,” ujarnya.

Program “Paspor Simpatik” menjadi momentum kehadiran Imigrasi Batam di tengah masyarakat serta diharapkan dapat diperluas untuk menjangkau lebih banyak kelompok rentan di masa mendatang.

Baca Juga: Layanan Paspor Kini Hadir di Golden City Bengkong dan Mal Botania 2

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait