Hujan Lebat Disertai Petir, PLN Karimun Lakukan Pemadaman Listrik Total

Petugas PLN Tanjungbalai Karimun memperbaiki gardu di depan Kanwil DJBC Khusus Kepri. (Ilfitra/gokepri.com)

Karimun (gokepri.com) – Hujan lebat disertai petir dan angin kencang sejak Ahad, 25 Juni malam hingga Senin 26 Juni 2023 pagi melanda wilayah Kabupaten Karimun.

Akibat kondisi itu, PLN Tanjungbalai Karimun terpaksa melakukan pemadaman total (black out) di seluruh kecamatan di Pulau Karimun Besar.

Pemadaman listrik secara menyeluruh itu akibat terjadinya gangguan pada sistem kelistrikan pada pembangkit listrik milik PLN Karimun.

Kepala Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tanjungbalai Karimun, Hendrico meminta maaf kepada masyarakat Karimun atas pemadaman total tersebut.

“Mohon maaf, sistem kelistrikan Karimun padam total pasca terjadinya petir hingga terjadi gangguan pada mesin PLTD. Saat ini, kami masih mencari kendalanya agar bisa dinormalkan kembali,” ujar Hendrico, Senin, 26 Juni 2023 dini hari.

Dikatakan, akibat gangguan sistem pada mesin PLTD tersebut maka pihaknya terpaksa melakukan black out hingga suplai listrik ke pelanggan jadi terganggu.

Hendrico menyebut, pada pukul 03.00 WIB pihaknya mulai kembali menyalakan listrik satu persatu di wilayah Karimun.

Hanya saja, karena gangguan tersebut pihaknya belum bisa menyalakan listrik secara keseluruhan.

“Karena gangguan itu juga, maka koneksi antara PLTD Bukit Carok dengan PLTU Tanjungsebatak juga mengalami gangguan, hingga pukul 06.38 WIB ini masih ada beberapa wilayah yang belum bisa dinormalkan,” ungkapnya.

Hendrico juga menjelaskan wilayah yang masih mengalami pemadaman seperti Kelurahan Baran dan Meral Kota di Kecamatan Meral, Bukti Senang di Kecamatan Karimun hingga ke Sei Bati dan RSBT dan Simpang Mutiara.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait