Hari Bumi 2024: Citramas Tanam 1.000 Mangrove dan 20 Bibit Pohon

Hari bumi 2024
Aksi menanam mangrove di kawasan Nongsa Digital Park, Batan, Sabtu 20 April 2024. Foto: Yayasan Citramas

Batam (gokepri) – Memperingati Hari Bumi 2024 yang jatuh setiap 22 April, Yayasan Citramas bersama komunitas pecinta lingkungan bahu membahu menanam seribu pohon mangrove dan 20 bibit pohon langka di kawasan Nongsa Digital Park (NDP), Batam, Sabtu (20/4/2024).

Aksi ini menjadi wujud komitmen Yayasan Citramas dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove di Kota Batam.

“Hari Bumi ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk bersatu padu dalam upaya melestarikan lingkungan,” ujar Head of Operations Nongsa Digital Park, Sastra Wijaya, mewakili Yayasan Citramas.

Baca Juga:

Hari bumi 2024
Foto: Citramas

Menurut Sastra, ekosistem mangrove memiliki banyak manfaat, seperti menjaga kelestarian dan keanekaragaman hayati, menjadi wadah ekowisata dan edukasi, serta meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaannya membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, seperti pemerintah, LSM, akademisi, dan masyarakat.

“Nongsa Digital Park menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh komunitas pegiat lingkungan hidup yang hadir pada kegiatan tersebut dan bersama-sama berkomitmen untuk melakukan kegiatan yang berkelanjutan dalam menjaga kelestarian alam,” tambah Sastra.

Lebih dari sekadar hutan, ekosistem mangrove di Nongsa telah berkembang menjadi kawasan multifungsi. Keindahan dan keunikannya menjadi inspirasi bagi seniman, budayawan, dan ilmuwan untuk berkarya dan menggali pengetahuan serta ide pelestarian yang kreatif, sekaligus berorientasi pada ekonomi UMKM kelautan di Kota Batam.

Penanaman seribu pohon mangrove ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Yayasan Citramas dan NDP dalam memperingati Hari Bumi 2024.

“Saya mengajak kepada kita semua untuk melakukan aksi nyata demi masa depan yang lebih baik,” pungkas Sastra.

Sementara itu, Ketua Yayasan Tajuk Pohon Nusantara, Feri Irian, mengapresiasi langkah Yayasan Citramas dan NDP yang melibatkan para pegiat lingkungan hidup di Batam. Feri berharap agenda seperti ini dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak pihak.

“Saya mewakili komunitas hijau berterima kasih kepada Yayasan Citramas dan NDP yang telah berkontribusi positif terhadap kawasan PHM (pohon hutan mangrove) yang telah dijadikan sebagai ruang berkumpul, berdiskusi dan beraksi dalam upaya pelestarian alam terutama kawasan mangrove dan hutan,” ujar Feri.

Cek Berita dan Artikel yang lain diĀ Google News

Pos terkait