Tiga Griya Pekerja di Batam nyaris penuh. BPJS Ketenagakerjaan rencanakan ekspansi ke enam provinsi.
BATAM (gokepri) – Tiga Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan di Batam nyaris penuh. Tingkat huniannya mencapai 98 persen dengan sekitar 5.000 pekerja aktif sebagai penghuni, angka yang mencerminkan besarnya kebutuhan hunian layak di kawasan industri kota ini.
Fakta itu ditemukan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat saat meninjau langsung fasilitas Griya Pekerja di Batam, Rabu (1/4/2026). Saiful hadir bersama Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Bambang Joko Sutarto untuk berdialog langsung dengan para penghuni.
Baca Juga: Mudik Lebaran, BPJS Kesehatan Batam Pastikan Layanan JKN Tetap Berjalan
“Kami hadir di sini untuk menyaksikan langsung fasilitas yang kami siapkan untuk para pekerja. Yang paling penting, kami ingin mendengar langsung dari penghuni apa yang mereka rasakan,” ujar Saiful dalam kunjungan tersebut.
Tiga Griya Pekerja di Batam berlokasi di Bumi Lancang Kuning, Muka Kuning, dan Kabil—semuanya berada dekat kawasan industri. Kedekatan lokasi dengan tempat kerja, menurut Saiful, bukan sekadar soal efisiensi waktu tempuh.
“Dengan lokasi yang berdekatan dengan tempat kerja, risiko kecelakaan lalu lintas saat berangkat dan pulang kerja dapat berkurang,” ujarnya.

Reno, pekerja asal Duri yang sudah delapan bulan tinggal di Griya Pekerja Lancang Kuning, merasakan langsung manfaatnya. “Saya sudah delapan bulan tinggal di sini. Keamanan dan kenyamanan sangat baik, ditambah biaya sewanya juga sangat terjangkau bagi saya,” kata Reno.
Griya Pekerja merupakan bagian dari dukungan BPJS Ketenagakerjaan terhadap program pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto—program nasional untuk memperluas akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk kalangan pekerja. Keberadaan hunian ini juga disebut berdampak pada tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah di sekitar lokasi.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Batam Sekupang, Budi Pramono, menyebut tingginya tingkat hunian sebagai bukti nyata kebutuhan yang selama ini belum terpenuhi. “Tingginya tingkat hunian menjadi bukti bahwa program ini sangat dibutuhkan, khususnya di kawasan industri seperti Batam,” ujar Budi.
BPJS Ketenagakerjaan berencana memperluas program Griya Pekerja ke sejumlah daerah lain: Pasar Minggu di DKI Jakarta, Cikarang di Jawa Barat, serta wilayah Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Saiful menegaskan program ini akan terus dikembangkan sebagai wujud kepedulian terhadap kesejahteraan pekerja Indonesia.
Baca Juga: Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Batam Salurkan Bantuan untuk Panti Asuhan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








