Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Batam Sekupang mengumpulkan donasi untuk menyantuni panti asuhan. Upaya membangun empati tanpa mengandalkan kucuran anggaran negara.
BATAM (gokepri) – Senyum hangat mengembang di wajah anak-anak Panti Asuhan Ash Shoodiq Batam pada Kamis, 12 Maret 2026. Mereka menyambut kedatangan rombongan tamu yang membawa tumpukan bahan pokok atau sembako. Hari itu, paket bantuan turun bukan dari alokasi anggaran resmi atau program formal perusahaan. Bantuan pangan tersebut murni mengalir dari hasil patungan kantong pribadi para pegawai BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batam Sekupang.
Gerakan sosial ini bergulir melalui program Employee Volunteering. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Batam Sekupang, Budi Pramono, memimpin langsung jalannya penyerahan donasi. Ia datang tidak sendirian, melainkan memboyong jajaran petingginya turun ke lapangan. Turut hadir mendampingi Budi adalah Kepala Bidang Kepesertaan Zaid Afkar, Kepala Bidang Pelayanan Meta Oktarina, serta Kepala Bidang Pengendalian Operasional Ade Irma Julita.
Baca Juga: Bangun Literasi Jaminan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan Ajak Jurnalis Kepri Mancing Bersama

Program bantuan sosial kerap bersandar pada ketersediaan dana tanggung jawab sosial instansi atau budget birokrasi. Inisiatif kesukarelawanan pegawai ini justru mengambil jalan berbeda dengan mengandalkan kerelaan individu. Budi Pramono menegaskan bahwa program tersebut lahir sebagai wujud nyata kepedulian dan kebersamaan insan BPJS Ketenagakerjaan. “Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian pegawai BPJS Ketenagakerjaan Batam Sekupang untuk saling berbagi dan membantu masyarakat sekitar,” ujar Budi di sela-sela acara penyerahan.
Budi memaparkan bahwa aliran dana murni bersumber dari donasi sukarela para pegawai. Mereka menyisihkan sebagian penghasilan demi menghadirkan kebahagiaan bagi penghuni Panti Asuhan Ash Shoodiq. Sasaran gerakan ini juga melampaui sekadar pemberian bantuan. Lewat interaksi langsung, program tersebut memikul misi untuk mempererat ikatan sosial sekaligus memupuk semangat empati di lingkungan kerja.
Sepanjang acara, para birokrat ini melebur bersama pengurus dan anak-anak panti tanpa sekat. Suasana kebersamaan serta kehangatan mewarnai jalannya interaksi antara kedua belah pihak. Kehadiran para pegawai diharapkan mampu menyuntikkan semangat baru bagi anak-anak tersebut.
BPJS Ketenagakerjaan menjadikan inisiatif ini sebagai fondasi untuk menumbuhkan budaya berbagi yang persisten di kalangan internal mereka. Lewat gerakan kerelawanan semacam ini, mereka menaruh harapan agar semangat kepedulian sosial bisa terus tumbuh subur. Langkah ini diharapkan sanggup menginspirasi berbagai pihak lain untuk bersama-sama menebar kebaikan bagi masyarakat rentan di sekitarnya.
Baca Juga: Mudik Lebaran, BPJS Kesehatan Batam Pastikan Layanan JKN Tetap Berjalan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








