Gol Menit Akhir Ollie Watkins Bawa Inggris ke Final Piala Eropa 2024

ollie watkins
Ollie Watkins dan Bukayo Saka. Foto: Reuters

DORTMUND, Jerman (gokepri) – Pemain pengganti Ollie Watkins mencetak gol kemenangan di masa injury time untuk membawa Inggris lolos ke final Piala Eropa untuk kedua kalinya secara beruntun pada 10 Juli. Akhirnya, Inggris tampil meyakinkan untuk mengalahkan Belanda 2-1 dalam malam yang tak terlupakan di Dortmund.

Dengan pertandingan yang tampaknya akan berlanjut ke perpanjangan waktu, Watkins menerima umpan dari sesama pemain pengganti Cole Palmer dan melepaskan tembakan manis ke sudut jauh gawang.

Baca: Spanyol ke Final Piala Eropa 2024, Lamine Yamal Pecahkan Rekor

HBRL

Xavi Simons dengan brilian membawa Belanda unggul lebih dulu setelah tujuh menit, dengan Inggris menyamakan kedudukan 11 menit kemudian melalui penalti Harry Kane.

Peluang tercipta silih berganti di babak pertama yang berlangsung seru. Tempo pertandingan menurun di babak kedua sebelum drama di akhir laga yang membawa Inggris bertemu Spanyol di Berlin pada 14 Juli.

Awal pertandingan berjalan cepat. Simons berhasil merebut bola dari Declan Rice dan melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang. Suporter Belanda bersorak gembira, namun keunggulan itu tak bertahan lama.

Inggris menyamakan kedudukan ketika Kane dilanggar Denzel Dumfries saat melakukan tembakan. Wasit menunjuk titik penalti setelah tinjauan VAR, dan Kane sukses menceploskan bola ke pojok bawah gawang.

Lima menit kemudian, Inggris nyaris unggul. Phil Foden dengan brilian melewati beberapa tekel pemain bertahan Belanda nyaris sampai ke garis gawang. Namun, ketika Foden akhirnya melepaskan tembakan, Dumfries sigap berada di garis gawang untuk menghentikannya.

Bek tengah Belanda itu kembali menjadi sorotan tak lama kemudian. Dia menyambut tendangan sudut dengan sundulan yang mengarah ke gawang, tetapi bola hanya membentur mistar gawang. Inggris merespon dengan tembakan melengkung indah oleh Foden yang mengenai tiang gawang setelah kiper Belanda sudah terkecoh.

Para pendukung Inggris, yang sebelumnya terdiam dalam tiga pertandingan sebelumnya, nyaris tak percaya dengan apa yang mereka lihat. Mereka bahkan memenangkan adu nyanyian meskipun jumlahnya kalah jauh.

ollie watkins
Jude Bellingham. REUTERS

Foden, Jude Bellingham, dan Bukayo Saka bermain dengan penuh percaya diri seperti yang mereka tunjukkan sepanjang musim untuk klub mereka. Sementara itu, Kobbie Mainoo yang berusia 19 tahun tampil tenang di lini tengah bak pemain veteran.

Ini adalah transformasi yang sulit dipercaya. Tim yang nyaris tidak melakukan tembakan ke gawang saat menghadapi Slovenia, Slovakia, dan Swiss kini mengirimkan umpan silang dari berbagai sudut, mencoba umpan terobosan, bahkan beberapa backheel di kotak penalti sambil memaksa Bart Verbruggen melakukan tiga penyelamatan.

Belanda memasukkan striker Wout Weghorst di babak kedua, sementara Inggris memasukkan Luke Shaw. Namun, Inggris tampak kehilangan energi dan bermain lebih hati-hati.

Bagi para penggemar yang melihat pola yang sama di semifinal Piala Dunia 2018 melawan Kroasia dan final Euro 2020 melawan Italia, di mana Inggris dipaksa bertahan setelah dominasi awal, hal ini tentu mengundang kekhawatiran. Namun kali ini, pelatih Gareth Southgate mengambil tindakan dramatis dengan menarik keluar Foden dan Kane, memasukkan Ollie Watkins dan Cole Palmer setelah menit ke-80.

ollie watkins
Harry Kane mencetak gol dari titik putih. REUTERS

Saka sempat menceploskan bola hasil umpan silang Kyle Walker dalam serangan langka, tetapi dianulir karena offside. Namun, Palmer, yang selalu terlihat berbahaya setiap kali masuk lapangan selama turnamen, memberikan umpan terobosan ke jalur lari Watkins untuk memicu kegembiraan.

Ini adalah patah hati bagi Belanda, yang kini telah kalah empat kali di semifinal sejak menjuarai turnamen ini pada 1988.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait