Jakarta (gokepri.com) – Komedian Sunarji alias Narji Cagur telah resmi bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahad, 19 Desember 2022 lalu.
Setelahnya, Narji merasa bersalah karena pernah ikut mendukung Jenderal Jenderal Dudung Abdurachman, Pangdam Jayakarta kala itu, menertibkan baliho bergambar mantan Imam FPI, Rizieq Shihab akhir 2020 lalu.
Narji mengaku menyesal atas sikapnya kala itu dan meminta maaf.
Dia mengaku tak berniat menyakiti perasaan umat Islam lewat dukungan penertiban baliho Rizieq oleh Kodam Jaya.
“Saya berharap masyarakat mau memaafkan. Masa masyarakat tidak memaafkan saya. Istri saya saja memaafkan saya, yang punya tampang kayak gini,” kata dia kepada CNNIndonesia.com, saat dikonfirmasi, Selasa 4 Januari 2022.
Di PKS, dia mengaku siap mengikuti semua proses pembinaan. Ia mengaku juga tak segan membantu kegiatan partai di tengah masyarakat. Narji mengakui hal itu merupakan konsekuensi bergabung dengan partai.
Lebih lanjut, dia menyebut bahwa PKS layaknya sebuah pesantren. Semua kader harus dibina secara rutin.
“Saya mau belajar banyak hal di PKS. Partai ini kan seperti pesantren, semua kadernya dididik dan dibina secara rutin. Dan saya menyatakan siap mengikuti kegiatan itu semua,” kata dia.
Sementara itu, Wakil Ketua Fraksi PKS DPR, Mulyanto, mendukung permohonan maaf dan pernyataan Narji soal dukungan kepada Dudung.
Ia berharap masyarakat berkenan memaafkan pelawak yang ngetop melalui group Cagur itu.
Mulyanto memahami, sebagai komedian, Narji tak begitu mehamai cara berpolitik yang luwes. Sehingga ke depan, kata dia, Narji akan rutin belajar politik yang santun kepada para ustad PKS. (*)
(sumber: cnnindonesia.com)









