Tanjungpinang (gokepri.com) – Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau melaporkan beberapa komodititas yang mengalami inflasi pada Mei 2024. Dalam laporan itu, nilai konsumsi rumah tangga penyumbang inflasi sebesar 78,71 persen.
Kepala BPS Kepri Darwis Sitorus mengatakan, komoditas utama penyumbang inflasi secara bulanan pada kelompok nilai konsumsi rumah tangga yaitu emas perhiasan.
“Emas perhiasan terus mengalami inflasi,” kata dia Senin 3 Juni 2024.
Baca Juga: Inflasi Kepri 3,38 Persen di Januari 2024, Batam Tertinggi
Selain komoditas emas perhiasan, komoditas lain seperti makanan juga menjadi penyumbang inflasi. Berdasarkan data, Inflasi tahunan (y on y) Provinsi Kepulauan Riau terjadi karena adanya kenaikan harga kelompok pengeluaran seperti makanan, minuman dan tembakau yang naik 7,13 persen.
Kelompok pakaian dan alas kaki mengalami kenaikan 3,54 persen; kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga naik 0,92 persen; kelompok kesehatan naik 3,50 persen kelompok trasportasi nail 3,89 persen; kelompok pendidikan naik 2,49 persen; kelompok penyedia makanan dan minuman naik 1,82 persen serta kelompok perawatan pribadi dan jasa nail 6,15 persen.
“Jadi ada yang naik ada yang turun,” kata dia.
Pada Mei 2024, Provinsi Kepulauan Riau mengalami inflasi year on year (y-on-y) sebesar 3,67 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,39.
Inflasi tertinggi terjadi di Kota Batam sebesar 3,90 persen dengan IHK sebesar 106,63 dan terendah terjadi di Kabupaten Karimun sebesar 2,55 persen dengan IHK sebesar 105,76. Sedangkan Kota Tanjungpinang inflasi sebesar 3,07 persen dengan IHK sebesar 105,36.
“Gejolak harga di Kota Batam sangat mempengaruhi kejadian inflasi/ deflasi di Provinsi Kepulauan Riau hal ini disebabkan oleh andil nilai konsumsi rumah tangga paling besar terjadi di Kota Batam,” kata dia.
Sementara, tingkat inflasi month to month (m-to-m) Provinsi Kepulauan Riau Mei 2024 sebesar 0,37 persen, terjadi karena kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,00 pada April 2024 menjadi 106,39 pada Mei 2024.
Komoditas yang dominan memberikan andil terhadap inflasi m-to-m Mei 2024, antara lain: cabai merah, bayam, emas perhiasan, bawang merah, sawi hijau, kacang panjang, cabai rawit, beras, daging ayam ras, kangkung, ikan tongkol, pisang, pokcoy, sewa rumah, kol putih atau kubis, roti manis, dan sosis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









