Batam (gokepri.com) – Dua pasar milik pemerintah yakni Pasar Wan Sri Beni di Tanjung Riau, Sekupang dan Pasar Rakyat Makmur Serumpun, Tanjung Piayu tak kunjung dioperasikan, meski pembangunannya telah selesai.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau mengatakan belum beroperasinya pasar tersebut karena statusnya belum dihibahkan kepada Pemko Batam.
Menurutnya, status dua pasar itu masih milik Kementerian Perdagangan (Kemendag) dengan anggaran APBN sekitar Rp1,8 miliar.
BACA JUGA : Gandeng 58 Distributor, Disperindag Batam Bakal Gelar Pasar Murah
“Pasar itu belum dihibahkan. Nah, itu belum boleh dilakukan penempatan tapi pemerintah kota Batam sudah melakukan penerbitan SK untuk penempatan pedagang itu pada Januari 2023,” kata Gustian di Kantor Wali Kota, Selasa 7 Desember 2021.
Dikatakannya, selain dua itu beberapa pasar di Kota Batam yang di bangun oleh Kemendag juga belum dapat beroprasikan.
Namun, pihaknya meastikan dalam waktu dekat pasar-pasar tersebut akan segera di operasikan kembali. Pihaknya juga sudah melaporkan barang-barang yang hilang atau rusak di Pasar tersebut.
“Insya Allah hari Kamis ini akan melakukan hibah serentak seluruh Indonesia di Surabaya. Januari kita oprasikan. Barang yang rusak juga sudah kita laporkan,” kata Gustian.
Penulis : Engesti
BACA JUGA : Pemko Batam Minta Minyak Goreng Curah Bisa Beredar Lagi di Pasar








