Batam (GoKepri.com) – Ketua DPRD Batam Nuryanto mengingatkan agar pemerintah daerah menjaga seluruh aset yang ada di kawasan Rempang, Galang, Batam Kepulauan Riau.
Ia berharap investor yang mengelola Pulau Rempang tidak mengenyampingkan kepentingan masyarakat. Khususnya juga aset-aset negara, seperti sekolah dan puskesmas.
“Terkait masalah aset yang di Rempang DPRD merekomendasikan apapun bentuknya harus diganti yang lebih bagus. Aset itu tidak boleh dihilangkan,” kata Nuryanto.
Baca Juga: Pengembangan Rempang Wujudkan Mimpi BJ Habibie
Tidak hanya aset, sejumlah pengajar alias guru yang ada dilokasi itu pun harus diperhatikan. Perlu adanya dialog secara persuasif agar tidak ada gesekan ketika melakukan relokasi.
“DPRD berharap dilakukan secara persuasif. Jangan ada gesekan, kami berfikir tentu yang terbaik buat masyarakat kita,” kata dia.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam mengatakan akan segera merelokasi siswa yang terdampak mega proyek Eco City di Rempang, Kecamatan Galang, Batam.
Rencana pembangunan Eco City di Rempang akan disegerakan dalam tahun ini.
Kepala Disdik Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto mengatakan sektor pendidikan termasuk salah satu yang terdampak dari rencana pembangunan kawasan Rempang.
“Ini yang lagi kami akan rapatkan. Bagaimana solusi dari sekolah swasta ini khususnya, dan sekolah keseluruhan yang ada di Rempang yang memang terdampak oleh rencana pembangunan kawasan eco city ini,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









