Batam (gokepri.com) – Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang baru saja diperingati pada 2 Mei lalu oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, dimaknai dengan konsep program Merdeka Belajar yang telah dicanangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nadiem Makarim.
Kepala Disdik Kota Batam, Hendri Arulan SPd, menyebutkan peringatan Hardiknas tersebut harus benar-benar dijadikan agen perubahan oleh semua pihak terutama para pelaku pendidikan di sekolah. Salah satunya mendukung penerapan program Merdeka Belajar. Karena pihaknya sudah beberapa kali melakukan sosialisasi terkait program baru dari
Kemendikbud tersebut kepada pihak sekolah, baik kepala sekolah maupun guru.
Roh dari Hardiknas sendiri, kata Hendri, yakni khususnya bagi tenaga pendidik melakukan perubahan paradigma pembelajaran disampaikan kepada siswa dari pendekatan klasikal ke individu. Namun tak hanya pada tenaga pendidik saja, akan tetapi dukungan orang tua juga sangat dibutuhkan dalam konsep Merdeka belajar ini.
“Kami imbau orang tua juga ikut serta berperan aktif mendukung program pendidikan ini agar bisa berjalan dengan baik. Karena kemajuan pendidikan ini bukan hanya tugas dari Disdik, Sekolah dan guru saja, namun merupakan tanggungjawab bersama,” ujarnya kemarin lalu dalam memaknai peringatan Hardiknas.
Peran orang tua disini, diterangkan Hendri, yakni harus bisa menjalin interaksi dan komunikasi dengan sekolah agar sama-sama dapat memahami karakteristik belajar anak ketika mendampingi anak belajar di rumah secara daring seperti sekarang ini.
Ditegaskan Hendri, bahwa konsep Merdeka Belajar ini merupakan program sangat baik, dan pihaknya sangat mendukung sekali. Dengan harapan tema Hardiknas tahun ini “Serentak Bergerak Mewujudkan Merdeka Belajar” menjadikan pelaku pendidikan terutama kepala sekolah dan guru agar menjadi yang pertama memahami dan mengerti arti merdeka belajar tersebut.
Disinggung terkait pendidikan di Batam, Hendri menilai, bahwa pendidikan di Batam ini telah maju dapat dilihat dari prestasi siswa selama ini dalam bidang akademik dan non akademik dapat mengungguli daerah lain di Kepri. Apalagi dengan digulirkannya Sekolah dan Guru Penggerak diyakini, pendidikan di Batam akan semakin meningkat lagi.
(aat)








