Karimun (gokepri.com) – Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Direktoral Jenderal Perhubungan Laut, Jon Kenedi meninjau mobilitas arus mudik di pelabuhan Tanjungbalai Karimun, Senin, 8 April 2024.
Kedatangan Jon Kenedi disambut Plt Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun, Supendi beserta jajaran pejabat KSOP Karimun.
“Kedatangan kami ke Karimun untuk memantau angkutan lebaran selama beberapa hari,” ujar Jon Kenedi.
Jon menyebut, mobilitas arus mudik di pelabuhan Karimun berjalan tertib dan lancar.

Dikatakan, dia ditugaskan untuk memantau arus mudik di wilayah Sumatera, untuk Kepri arus mudik yang sedikit mengalami stagnan itu terjadi di Punggur dan Batu Ampar.
“Khusus Karimun sangat lancar dan kondusif. Alhamdulillah masyarakat terlihat sangat puas dengan pelayanan petugas KSOP Tanjungbalai Karimun,” ungkapnya.
Jon menyampaikan pesan kepada pemudik yang akan berangkat menggunakan kapal laut agar berhati-hati dan selalu menjaga kesehatan. Sebab, perjalanan pulang mudik pasti membutuhkan tenaga ekstra.
“Saya cuma berpesan kepada pemudik untuk senantiasa menjaga kesehatan, hati-hati selama perjalanan dan patuhi apa yang disampaikan petugas pelabuhan,” tuturnya.
Pelaksana tugas Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Supendi menyebut puncak arus mudik di pelabuhan Karimun terjadi pada Ahad, 7 April 2024.
“Puncak arus mudik terjadi kemaren dengan penumpang yang naik sebanyak 3.450 orang dan yang turun 5.212 orang,” ujar Supendi.

Jika dibandingkan dengan puncak arus mudik tahun lalu terjadi peningkatan sebesar 75 persen.
Sementara, jika dibandingkan secara keseluruhan dengan tahun lalu maka terjadi peningkatan sebesar 24 persen.
“Arus mudik secara keseluruhan berjalan aman, lancar dan terkendali. Hari ini grafiknya sudah mulai landai,” sebutnya.
Saat melakukan kunjungan kerja ke Karimun, Direktur KPLP didampingi Plt Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun sempat berkeliling pelabuhan guna memastikan kondisi penumpang dalam keadaan nyaman.
Dua pejabat tersebut juga berdialog dengan calon penumpang kapal, baik calon penumpang domestik maupun calon penumpang tujuan Malaysia.
Penulis: Ilfitra








