Data Center Telkom di Batam Selesai Lebih Cepat

pusat data telkom singtel di Batam
Wakil Menteri BUMN II RI Kartika Wirjoatmodjo (tengah), Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (kiri), dan CEO Singtel Yuen Kuan Moon (kanan) usai prosesi groundbreaking NeutraDC Hyperscale Data Center Batam di Kabil Industrial Estate pada Rabu, (21/12). Foto: Dok. Telkom

Jakarta (gokepri) – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. mempercepat pembangunan pusat data atau data center yang diharapkan dapat selesai pada akhir 2023 atau lebih cepat dari rencana awal.

Tidak hanya itu, Emiten berkode saham TLKM itu juga berencana memulai pembangunan pusat data dengan standar tier III dan tier IV di Batam, untuk mendukung tranformasi digital Tanah Air, khususnya di Batam.

“Data center selesai kami upayakan [konsolidasi selesai] akhir tahun ini sehingga nantinya dapat segera diwujudkan. Kami juga akan segera membangun data center yang di Batam dalam waktu dekat ini,” kata Ririek di Jakarta, Sabtu (8/7/2023).

HBRL

Diketahui Telkom berencana untuk mengkonsolidasikan pangkalan data yang dimiliki ke Telkom Data Ekosistem (TDE).

Awalnya, proyek ini direncanakan rampung pada 2024. Namun pernyataan baru Ririek menandakan proyek pangkalan data tersebut dapat rampung lebih cepat dari yang seharusnya.

Merujuk pada laporan info memo, sepanjang kuartal I/2023, pendapatan pangkalan data dan komputasi awan Telkom tercatat sebesar Rp422 miliar, dengan jumlah pangkalan data yang dimiliki memiliki sebanyak 29 fasilitas pangkalan data (24 domestik dan 5 luar negeri).

Jumlah tersebut bertambah 2 pangkalan data dibandingkan kuartal I/2022. Adapun konsolidasi pangkalan data bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas Telkom sekaligus mendorong bisnis pangkalan data Telkom.

Telkom menyampaikan bahwa bisnis pangkalan data dan komputasi awan (cloud) merupakan salah satu area yang menjadi fokus perseroan seiring dengan permintaan terhadap layanan pangkalan data yang terus tumbuh sejalan dengan meningkatnya aktivitas para pelaku bisnis digital.

Kehadiran pangkalan data dan infrastruktur komputasi awan yang kuat, menurut Telkom, adalah kunci yang memungkinkan Telkom mengembangkan berbagai solusi digital untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.

Pangkalan data Telkom terintegrasi dengan jaringan Telkom dan juga jaringan kabel bawah laut global. Dengan jaringan terintegrasi, Telkom dapat mengakomodasi kebutuhan digitalisasi bisnis pelanggan pada masa depan, seperti edge computing, layanan 5G, blockchain, dan solusi digital lainnya.

“Secara lokal, NeutraDC mengoperasikan 3 perusahaan dan satu pangkalan data hyperscale dengan klasifikasi Tier 3 dan Tier 4 Bisnis pangkalan data kami menyediakan beberapa produk dan solusi, seperti colocation bersama, colocation khusus, ruang kerja, cross connect, smart hand, dan interkoneksi DC,” tulis Telkom dalam laporan InfoMemo.

Baca Juga: Ramai-Ramai Ekspansi Pusat Data, Ini 8 Pemain Data Center Terbesar di Dunia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait