Coklit di Batam Sudah 85 Persen, Diperkirakan Selesai Lebih Cepat

Ilustrasi. Petugas sedang melakukan coklit. Foto: ANTARA

BATAM (gokepri.com) – Pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih di Kota Batam sejauh ini perkembangannya sudah mencapai 85 persen atau 758.000 pemilih sudah dicoklit dari 890.000 data pemilih.

Komisioner KPU Batam, Adri Wislawawan mengatakan, coklit ini telah berlangsung sejak 24 Juni hingga 24 Juli mendatang. Pihaknya memprediksi proses coklit akan lebih cepat selesai dari jadwal yang telah ditentukan.

“Jadi nanti bisa lebih cepat selesai. Waktu senggang itu nanti digunakan untuk mendata ulang atau pencermatan jika ada yang ingin diperbaiki,” kata dia, Selasa 9 Juli 2024.

Baca Juga: KPU Kepri Butuh 5.906 Orang Pantarlih untuk Coklit Pilkada 2024

Adri melanjutkan, jumlah petugas pemutakhiran data pemilih atau pantarlih yang turun ke lapangan sebanyak 3.403 orang yang bekerja untuk 1.811 TPS atau tempat pemungutan suara. KPU memaksimalkan jumlah pemilih untuk satu TPS yakni 600 orang.

Pantarlih bertugas untuk membantu KPU Kota Batam dalam melakukan penyusunan daftar pemilih, melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih, memberikan tanda bukti terdaftar kepada pemilih, menyampaikan hasil coklit kepada PPS sesuai wilayah tugasnya.

“Jadi tidak perlu khawatir jika ada petugas coklit datang ke rumah. Kita minta doanya agar coklik cepat selesai,” kata dia.

Seperti diketahui Pantarlih untuk memperbaiki daftar Pemilih, dengan cara sebagai berikut:

1. Mencatat Pemilih yang telah memenuhi syarat, tetapi belum terdaftar dalam daftar pemilih menggunakan formulir Model A.A-KWK
2. Memperbaiki data pemilih apabila terdapat kesalahan
3. Mencoret pemilih yang telah meninggal
4. Mencoret pemilih yang telah pindah domisili ke daerah lain
5. Mencoret pemilih yang telah berubah status dari status sipil menjadi status anggota TNI atau Polri
6. Mencoret pemilih yang belum genap berumur 17 tahun dan belum menikah pada hari pemungutan suara
7. Mencoret data pemilih yang telah dipastikan tidak ada keberadaannya
8. Mencoret pemilih yang terganggu jiwa/ingatannya berdasarkan surat keterangan dokter
9. Mencoret pemilih yang sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap
10. Mencatat keterangan pemilih berkebutuhan khusus pada kolom jenis disabilitas
11. Mencoret pemilih, yang berdasarkan identitas kependudukan bukan merupakan penduduk pada daerah yang menyelenggarakan pemilihan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

BAGIKAN