Cen Sui Lan Tinjau Program Padat Karya Kemenhub di Bandara Dabo

Program padat karya Kemenhub
Anggota Komisi V DPR RI Cen Sui Lan meninjau program padat karya Kementerian Perhubungan di Bandara Dabo Singkep, Lingga, Provinsi Kepri, Sabtu (16/10). (Foto: gokepri/Jamariken)

Lingga (gokepri.com) – Anggota Komisi V DPR RI Cen Sui Lan meninjau program padat karya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Bandara Dabo Singkep, Lingga, Provinsi Kepri, Sabtu (16/10). Program itu bertujuan menyerap tenaga kerja setempat.

Cen Sui Lan didampingi Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayan II Medan dan Kasubdik Peralatan Bandar Udara Kemenhub dalam peninjauan tersebut.

Anggota DPR daerah pemilihan Kepri itu mengatakan program padat karya itu bagian dari upaya pemerintah menjaga kestabilan perekonomian masyarakat pada masa pandemi Covid-19.

“Upaya itu dengan melibatkan masyarakat lokal dalam setiap pekerjaan yang dibutuhkan,” ujar Cen Sui Lan.

DPR, kata dia, terus mendukung program pemerintah pusat dalam rangka menjaga kestabilan daya beli masyarakat.

Politisi Fraksi Partai Golkar ini menjelaskan, program padat karya itu tidak hanya diterapkan dalam proyek Kemenhub saja.

Program serupa juga diterapkan dalam pelaksanaan proyek sejumlah mitra Komisi V DPR RI.

Termasuk, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT).

“Program padat karya ini melibatkan semua stakeholder, supaya bisa mendorong partisipasi masyarakat di seluruh daerah. Warga juga turut ambil bagian dalam program ini, supaya mereka juga dapat dukungan dalam hal pendapatan. Supaya, bisa bertahan, apalagi di tengah pandemi saat ini,” papar dia.

Kepala UPBU Kelas III Dabo Singkep Wachyu setiawa mengatakan program padat karya merupakan program prioritas dari pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Harapan kami pelaksanaan program padat karya ini bisa membantu masyarakat pada saat pandemi Covid-19,” kata dia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Paweloy, Forkopimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat. (Tam)

|Baca Juga: Program PEN Sektor Infrastruktur Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja

BAGIKAN