Batam (gokepri.com) – Siapa yang menyangka grup k-pop paling tenar di dunia, BTS, bakal tampil di Kota Batam. Perusahaan bandara asal Korea Selatan memberi karpet merah bagi boy band itu menyapa Batam.
Keberhasilan Incheon International Airport Corporation (IIAC) mengantongi proyek pengembangan Bandara Hang Nadim adalah pangkal mulanya. Kabar BTS diajak ke Batam kemudian datang dari Muhammad Rudi, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam ex officio Wali Kota Batam.
Rudi sempat bertemu dengan petinggi IIAC dan dalam pertemuan itu IIAC menyebut soal BTS. Rudi menceritakan ulang inti pembicaraan itu.
IIAC menawarkan membawa band asal negaranya BTS untuk tampil di Batam sebagai penghibur dalam penandatanganan kerja sama pengembangan Bandara Hang Nadim.
“Dia (pihak IIAC) menawarkan, boleh enggak kami membawa KPOP, BTS ke Batam,” ujar Rudi di Batam, Jumat 26 November 2021. “Kalau saya sepakat saja.”
Rudi ikut menyetujui dan berharap agar band lelaki asal Korea itu tampil di Batam bahkan hampir pasti mendatangkan penggemarnya dari daerah lain di Indonesia, bahkan dari negara tetangga
“Bahkan dari Singapura juga,” kata Rudi.
Hanya saja IIAC meminta syarat. BTS datang dan tampil tanpa melalui proses karantina di Indonesia.
Rudi kini sedang berkonsultasi dengan Kementerian Kesehatan terkait aturan karantina. Karena Wali Kota tidak ingin menyalahi aturan di saat pandemi COVID-19.
“Kebetulan dia (BTS) tidak mau diisolasi. Maka sedang diurus. Kalau diizinkan mereka bisa hadir, kalau tidak diizinkan mereka tidak jadi ke Batam. Tapi kami berusaha,” kata Wali Kota.
BTS adalah grup k-pop paling sukses di muka bumi. Sudah delapan kali lagunya bertengger di klasemen Billboard Hot 100. Tak banyak musisi Asia yang bisa meraih kesuksesan seperti BTS.
Konsorsium PT Angkasa Pura I (Persero), Incheon International Airport Corporation (IIAC), dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. memenangkan lelang seleksi pengadaaan badan usaha pelaksana proyek kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) Bandara Internasional Hang Nadim, Batam.
Rencananya, penandatanganan kerja sama akan dilakukan pertengahan Desember, agar pembangunan terminal dua bandara mulai dibangun pada 2022.
“Dalam perjanjian, Menteri dari Korea siap untuk hadir ke Kota Batam, dan akan tandatangan di sini. Saya lapor Pak Menko Perekonomian, beliau sudah bersedia hadir menyaksikan penandatanganan,” kata Muhammad Rudi. (Penulis: Candra Gunawan)
Baca Juga:









