BATAM (GoKepri.com) – Realisasi sementara Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022 di Kota Batam yang dimulai sejak 15 Oktober 2022 sampai Rabu 26 Oktober 2022 tercapai 40 Persen.
Kepala BPS Batam Rahmad Iswanto mengatakan kegiatan Regsosek saat ini sudah sampai ke tahap verifikasi. Para petugas Regsosek juga sudah berkoordinasi dengan RT/RW untuk melakukan pendataan.
“Dua ribu petugas sudah disebarkan. Sekarang dikisaran 40-42 persen pendataan Regsosek 2022 di Batam,” kata dia saat ditemui di Harris Batam Center baru-baru ini.
Ia optimis pendataan Regsosek 2022 oleh petugas di lapangan mampu tercapai hingga batas akhir kegiatan yakni 14 November 2022. Ia juga mengimbau agar masyarakat ikut terlibat dalam proses pendataan tersebut.
“Masih ada waktu sekitar 20 hari lagi. Ya, masyarakat harus mendukung pelaksanaan Regsosek ini. Sebab, Regsosek ini untuk masyarakat sendiri untuk pergantian DTKS misalnya,” kata dia.
Ia mengatakan masyarakat tak perlu khawatir atau pun menolak jika ada petugas Regsosek yang datang langsung. Masyarakat hanya perlu menyampaikan data kuesioner yang akurat sesuai kondisi keluarga yang bersangkutan.
Data yang diberikan oleh masyarakat, kata dia, akan membantu pemerintah dalam hal pendistribusian bantuan dan lainnya.
“Ini juga untuk database membangun bantalan sosial yang nanti akan digelontorkan Pemerintah di tahun depan jadi data basenya akan beralih dari DTKS ke Regsosek jadi data itu terbarukan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Baca Juga: Pendataan Register Sosial Ekonomi 2022, BPS Batam Turunkan 2.000 Petugas
Penulis: Engesti









