Butik Dior Pasarkan Tenun Endek Bali

MoU rumah mode Perancis, Christian Dior

Bali (gokepri.com) – Rumah mode asal Perancis, Christian Dior menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) untuk mempromosikan ekspresi budaya tradisional Indonesia, khususnya Tenun Endek Bali. Penandatanganan MoU dilakukan Senior Vice President General Counsel Marie Champe dan Gubernur Bali I Wayan Koster , 11 Februari 2021.

Dikutip dari KBRI Paris, melalui kerjasama tersebut terdapat beberapa Tenun Endek Bali yang telah melewati proses uji standar. Sehingga dipilih Dior untuk digunakan sebagai koleksi mode Spring/Summer 2021 yang akan tersedia di butik Dior seluruh dunia mulai Maret 2021.

Kesepakatan yang dilakukan berdasarkan rasa saling menghormati dan menguntungkan itu memiliki sejumlah ruang lingkup. Antara lain promosi pemanfaatan Tenun Endek Bali, pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta berbagai kegiatan untuk mendukung penggunaan tenun asal Pulau Dewata tersebut. MoU itu berlaku selama tiga tahun ke depan.

Hal yang juga penting dalam kerjasama itu adalah komitmen bersama untuk melindungi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Kemudian pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Perancis Arrmanatha Nasir mengatakan, kesepakatan dengan Dior ini terealisasi melalui kerjasama antara seluruh instansi terkait, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Seluruh instansi terkait turut berkontribusi dalam menyukseskan kelancaran pembahasan dan pelaksanaan. Semoga, ke depan, apa yang telah disepakati dapat memberikan manfaat yang diharapkan dan memperkuat ekspresi budaya tradisional Indonesia,” kata Arrmanatha.

Ia pun berharap kerjasama tersebut dapat menciptakan terbukanya peluang-peluang kolaborasi dengan rumah mode kelas dunia lainnya.

Sementara itu, rumah mode Dior yang dikenal sebagai brand mode ternama, mengapresiasi langkah-langkah yang telah diupayakan Indonesia. Karena sejalan dengan semangat perusahaan tersebut untuk dapat melindungi ekspresi budaya tradisional. (wan)

Pos terkait