Jakarta (gokepri.com) – Bupati Kepulauan Seribu Junaedi menyebutkan pesawat Sriwijaya Air jatuh di perairan sekitar Pulau Laki, Kelurahan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan pada Sabtu (9/1/2021).
“Info dari nelayan bubu, melihat ada benda jatuh di laut sekitar perairan Pulau Lancang dan Pulau Laki getaran jatuhnya pesawat sampai ke pemukiman Pulau Lancang,” ujar Junaedi yang disampaikan Kominfotik Kepulauan Seribu di Jakarta, Sabtu sore.
Junaedi mengungkapkan menerima informasi dugaan pesawat jatuh sekitar pukul 14.30 WIB, selanjutnya tim gabungan dari aparatur Kelurahan Pulau Pari, Banbinsa, Damkar, Satpol tim SAR dibantu nelayan menyisir di sekitar Pulau Lancang dan Pulau Laki.
Sementara itu, Lurah Pulau Pari Mahtum menambahkan tim gabungan sudah menemukan serpihan pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di perairan Pulau Laki.
“Sudah ditemukan serpihan pesawatnya. Sampai saat ini petugas gabungan masih melakukan pencarian korban penumpang pesawat Sriwijaya Air,” ujar Mahtum.
Pesawat bernomor registrasi PK CLC jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.
(can/ant)
|Baca Juga Topik ‘Pesawat Sriwijaya Air Hilang Kontak’:
- PESAWAT SRIWIJAYA AIR HILANG: Keluarga Penumpang Berdatangan ke Bandara Supadio Pontianak
- PESAWAT SRIWIJAYA AIR HILANG: Kabel dan Serpihan Pesawat Ditemukan di Pulau Laki Kepulauan Seribu
- Pesawat Sriwijaya Air Hilang Kontak di Kepulauan Seribu, Sriwijaya Mulai Investigasi
- Kemenhub Benarkan Pesawat Sriwijaya Air Hilang Kontak, Terakhir Kontak Pukul 14.40 WIB
- BREAKING NEWS: Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak







