Bupati Karimun Tiru Gaya Korea Selatan Membangun Dimulai Dari Desa

Bupati Karimun Ing Iskandarsyah menyerahkan santunan kepada lansia di Desa Parit, Kecamatan Selat Gelam. (Ilfitra/gokepri.com)

KARIMUN (gokepri.com) – Berawal dari pertanyaan tanggal dan tahun berapa kemerdekaan Korea Selatan kepada kaum ibu jamaah tarawih Masjid Nurul Yaqin Desa Parit yang dijawab dengan lugas oleh seorang siswi kalau Korsel merdeka pada tanggal 15 Agustus 1945.

Dari sana, Bupati Karimun Ing Iskandarsyah kemudian menjelaskan kalau saat ini Korea Selatan sudah menjadi negara yang sangat maju.

“Bapak dan ibu, saya pernah ke Korea Selatan. Nah, ternyata Korea Selatan itu dia membangun dari desa. Jadi kalau Pak Jokowi membangun dari desa dan dilanjutkan Pak Prabowo, maka itu benar,” ujar Iskandarsyah.

HBRL

Iskandar bercerita, pada tahun 1963 ketika Presiden Korea Selatan berkunjung ke Malaysia dia melihat lukisan kaligrafi di ruang tamu kerajaan.

“Dia bertanya ini artinya apa dan dijawab kalau artinya kalau Tuhan takkkan merubah nasib suatu kaum kalau tidak kaum itu sendiri yang merubahnya. Dari sana, dia kemudian mulai berfikir bagaimana memajukan negaranya dengan dimulai dari desa,” kisahnya.

Beranjak dari itu, Iskandarsyah bersama wakilnya Rocky Marciano Bawole juga berkomitmen ingin memajukan Karimun juga dimulai dari desa.

“Kami berdua sangat mencintai Kabupaten Karimun. Dan kami ingin kekuatan Karimun juga dimulai dari desa-desa,” jelas Iskandar.

Sebagai langkah pertama membangun desa, maka dia mulai mengoperasikan kelistrikan 24 jam di Desa Parit, Kecamatan Selat Gelam.

“Alhamdulillah, tadi saya sudah tanda tangan sebuah surat biar PLN (listrik) hidup 24 jam di Kecamatan Selat Gelam khususnya di Desa Parit ini,” ungkapnya.

Kata dia, ketika listrik sudah menyala 24 jam maka roda perekonomian masyarakat di desa-desa akan tumbuh dengan baik. Listrik juga menjadikan UMKM akan berkembang dengan pesat.

“Nah, ibu-ibu bisa jualan, bisa bikin kue segala macam kalau sudah ada listrik. Jadi jangan tak dimanfaatkan. Jangan hanya nonton tivi 24 jam, tivinya kemana dan orangnya juga kemana,” kata Iskandar.

Iskandar juga mengajak seluruh perangkat desa dan juga camat di wilayah hinterland Karimun untuk bersama-sama membangun daerah dengan menggali semua potensi yang dimiliki.

“Saatnya sekarang kita bersatu, mari bersama-sama kita membangun Karimun yang kita cintai ini agar semakin maju,” pungkasnya.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait