Karimun (gokepri.com) – Kawasan Puakang Tanjungbalai Karimun dulunya dikenal sebagai pusat transaksi jual beli masyarakat Karimun. Sebab, di daearah itu berdiri pasar Puakang.
Seiring waktu berjalan, pasar Puakang yang merupakan pasar terbesar di Karimun direlokasi ke kawasan Kolong. Namanya pun berubah menjadi Pasar Puan Maimun.
Namun, jarak antara eks Pasar Puakang dengan Pasar Puan Maimun tidaklah jauh, tak sampai satu kilometer. Lokasinya masih berada di Kelurahan Sungai Lakam Timur.
Di lokasi pasar Puakang yang lama, masih berdiri pasar seken atau pasar rombeng yang juga sudah direvitalisasi oleh pemerintah daearh setempat.
Selain pedagang, kawasan Puakang juga dihuni oleh nelayan yang rata-rata etnis Tionghoa, karena sebagian wilayah Puakang berada di pesisir pantai pulau Karimun Besar.
Di sepanjang Jalan Setia Budi, Puakang berjejer ruko yang menjual beraneka ragam kebutuhan masyarakat. Satu dari sekian banyak ruko tersebut terdapat money changer milik Yanti yang merupakan Agen BRILink MC.
Agen BRILink MC lokasinya tak jauh dari pertigaan Puakang. Lokasinya sangat strategis karena jalur perlintasan masyarakat dari pusat kota Tanjungbalai menuju kawasan Kolong dan Meral.
“Kami menjadi Agen BRILink sejak 2021 silam,” ujar Yanti, owner BRILink MC saat disambangi pada Jumat, 22 Maret 2024.
Yanti menyebut, menggeluti bisnis money changer tentu saja pihaknya banyak bersentuhan dengan perbankan. Dari sekian transaksi dengan pihak bank, ternyata nasabah BRI paling banyak.
“Nasabah BRI yang paling banyak melakukan transaksi di sini,” ungkap Yanti.
Dikatakan, paling banyak yang melakukan transaksi di tempatnya adalah nelayan untuk melakukan pengiriman uang kepada tauke. Satu kali transaksi paling maksimal Rp10 juta.
“Kalau rata-rata satu hari transaksi sekitar 6 sampai 7 juta rupiah,” terangnya.
Selain nelayan, pedagang pasar seken dan pasar Puan Maimun juga banyak yang menyetor uang pada sore hari.

Pemimpin Cabang BRI Tanjungbalai Karimun, Yosi William Kore mengatakan, keberadaan Agen BRILink merupakan peran BRI dalam menghadirkan layanan keuangan yang menjangkau masyarakat sampai ke level kecamatan dan desa.
“Agen BRILink merupakan mitra dan perpanjangan tangan kami yang menjalankan peran di tingkat bawah. Mereka bermitra dengan masyarakat yang kita tunjuk dan melayani masyarakat yang ada di area mereka yang tidak bisa kami jangkau,” ujar Yosi.
Menurut dia, layanan Agen BRILink seperti transfer, tarik tunai, pembelian pulsa atau token listrik, HP, pembayaran ticketing dan lain sebagainya.
“Syarat menjadi seorang Agen BRILink itu yang jelas nasabah BRI dan memiliki izin usaha, kartu identitas, NPWP dan form kerjasama yang disiapkan oleh BRI,” ungkapnya.
Menurut dia, yang jelas Agen BRILink harus siap melayani masyarakat dalam hal ini ketersediaan uang. Apabila ada masyarakat yang melakukan penarikan tunai tentu saja dia sudah harus siap.
“Yang jelas Agen BRIlink harus memiliki ketersediaan uang kas secara fisik,” pungkasnya.
Penulis: Ilfitra









