BPS Catat 119.595 Penduduk di Kepri Masuk Kategori Pengangguran

Pencaker
Antrean para pencari kerja di salah satu perusahaan di kawasan industri Mukakuning, Kota Batam, Provinsi Kepri. Beberapa waktu yang lalu

Batam (gokepri.com) – Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri mencatat sebanyak 119.595 penduduk di Kepri sebagai pengangguran. Hal ini juga seiring dengan meningkatnya penduduk usia kerja di Kepri.

Kepala BPS Kepri, Agus Sudibyo mengatakan komposisi angkatan kerja pada Agustus 2021 terdiri dari 1.087.419 orang penduduk yang bekerja dan 119.595 orang pengangguran.

“Apabila dibandingkan Agustus 2020 terjadi pertumbuhan jumlah angkatan kerja sebanyak 73.238 orang,” kata Agus, Sabtu 6 November 2021.

HBRL

Kemudian jumlah angkatan kerja sebanyak 73.238 orang. Jumlah penduduk bekerja meningkat sebanyak 70 819 orang dan pengangguran naik sebanyak 2.419 orang.

Sementara itu, apabila dibandingkan kondisi Februari 2021  jumlah angkatan kerja meningkat sebanyak 53.136 orang. Penduduk bekerja naik sebanyak 286 orang dan pengangguran naik sebanyak 2.850 orang.

“Tapi meskipun jumlah angkatan kerja beserta komponennya secara absolt mengalami kenaikan, namun secara kualitas indikator ketenagakerjaan Provinsi Kepulauan Riau justru menujukan perbaikan,” katanya.

Seperti halnya, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja(TPAK) pada Agustus 2021 sebesar 68,27 persen mengalami kenaikan 1,99 persen poin dibandingkan Agustus 2020.

Peningkatan TPAK mengindikasi bahwa terjadi kenaikan jumlah penduduk usia kerja maupun sebagai penganggur. Peningkatan nilai TPAK diikuti dengan menurunnya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

Pada periode Agustus 2021, TPT Provinsi Kepulauan Riau sebesar 9,91 persen poin. Angka tersebut terus mengalami penurunan apabila dibandingkan dengan Februari 2021 sebesar 10,12 persen poin dan Agustus 2020 sebesar 10,34 persen poin

Kondisi ini menunjukkan bahwa jumlah orang yang mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha, putus asa, dan belum mulai bekerja bertambah,

“Namun proporsinya justru berkurang apabila dibandingkan dengan keseluruhan Angkatan Kerja yang tersedia,” ujarnya.

Editor : Candra Gunawan

Pos terkait