BPBD Tanjungpinang Bagikan Tips Menghindari Bencana

posko korban banbjir tanjungpinang
Wali Kota Tanjungpinang Rahma meninjau tanah longsor di salah satu perumahan di Kelurahan Batu 9. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Tanjungpinang (gokepri.com) –Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Tanjungpinang bagikan tips menghindari bencana sehingga tidak terluka atau celaka.

Kasi Rehabilitasi dan Konstruksi BPBD Tanjungpinang, Prayoga Dwi Putra mengatakan sepanjang 2023 pihaknya telah mencatat beberapa bencana terjadi di Tanjungpinang. Mulai dari bencana alam hingga cuaca ekstrem.

Mulai dari angin kencang, hujan lebat, pohon tumbang, tanah longsor, banjir rob dan kebakaran.

HBRL

Baca Juga: BPBD Kepri Upayakan Pelatihan Mitigasi Bencana ke Warga Pesisir

“Paling banyak, kebakaran hutan dan lahan. Periode Juli-Agustus saja, ada 20 titik tersebar,” ujarnya, Kamis 24 Agustus 2023.

Ia mengatakan bencana memang tidak bisa diprediksi dan sering datang kapan saja, tapi ada beberapa tips ata cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk upaya pencegahan, sehingga terhindar dari bencana.

Misalnya jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, masyarakat diminta tidak berpergian. Selain itu juga jangan berada di daerah rendah untuk menghindari longsor dan banjir.

“BPBD sudah memetakan beberapa kawasan banjir ketika hujan deras, misalnya di Jalan Lembah Merpati hingga Sei Jang,” kata dia.

Sedangkan jika terjadi kebakaran segera lari tinggalkan lokasi yang terbakar sambil mencari bantuan dari masyarakat atau petugas pemadam kebakaran.

“Kebakaran rumah biasanya dipicu korsleting listrik, jadi kalau melihat percikan api keluar dari meteran listrik, segera matikan aliran listriknya. Jangan disiram pakai air, karena justru dapat menimbulkan kebakaran lebih besar,” kata dia.

Sedangkan bila terjadi angin kencang, jangan keluar rumah. Tunggu sampai kondisi angin membaik. Sebab, angin kencang biasanya rawan terjadi pohon tumbang, terutama di kawasan yang banyak pepohonan.

“Ada juga beberapa kejadian pohon besar tumbang di pinggir jalan akibat angin kencang, sehingga cukup membahayakan keselamatan warga,” ujarnya.

Untuk mengantipasi segala mancam bahaya dan bencana, BPBD Tanjungpinang menyiagakan personelnya 1×24 jam. Warga bisa segera melapor jika terjadi bencana.

Warga bisa langsung menghubungi call center 077120949 untuk melaporkan bencana yang terjadi. Petugas BPBD akan turun ke lapangan dan melakukan evakuasi.

Prayoga menegaskan di semua kecamatan di Tanjungpinang berpotensi terjadi bencana. Masyarakat diminta waspada dan selalu berhati-hati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Antara

Pos terkait