Batam (gokepri.com) – Bank Indonesia Perwakilan Kepri menyelenggarakan diskusi dengan tema Digital Creative Industry: Opportunity and Challenges dengan menghadirkan narasumber dari industri ekonomi kreatif digital serta akademisi.
Diskusi ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta wawasan bagi peserta mengenai perkembangan, tantangan dan peluang adaptasi teknologi digital dalam dunia usaha serta hubungannya dengan perkembangan ekonomi.
“Ini menarik karena sekarang eranya digital. Bagaimana kita menyikapinya dan problemnya seperti apa,” kata Suryono dalam sambutannya, Selasa, 25 Juni 2024.
Baca Juga: BI Kepri Gelar Diseminasi Laporan Perekonomian
Suryono juga menjelaskan, pemilihan tema ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa di tengah dinamika global yang terus berkembang, digitalisasi telah menjadi pendorong utama transformasi dan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian, salah satunya sektor ekonomi dan industri kreatif.
Menurutnya, adaptasi dan inovasi digital dalam sektor ekonomi telah menghasilkan peningkatan produktivitas dan kreativitas melalui eksplorasi berbagai peluang baru, optimalisasi produksi, dan peningkatan karya-karya kreatif dengan nilai tambah yang tinggi.
“Potensi ekonomi dan industri kreatif dapat menjadi sumber pertumbuhan baru ekonomi dan berkontribusi terhadap peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) dalam jangka panjang,” jelas Suryono.
Untuk memanfaatkan sepenuhnya potensi tersebut, sinergi dan kebijakan yang tepat dari pemangku kepentingan sangat diperlukan, salah satunya pengembangan pelatihan dan pendidikan yang tepat terkait teknologi digital.
Suryono menyebutkan potensi adaptasi teknologi digital dalam ekonomi dan industri kreatif terbilang besar. Namun juga dihadapkan dengan sejumlah tantangan seperti kesenjangan akses teknologi, dukungan regulasi yang masih bisa dioptimalkan, ancaman keamanan data dan sistem, serta keterbatasan sumber daya manusia.
Sehingga, edukasi dan pemahaman lebih dalam terkait perkembangan peluang digitalisasi industri kreatif dan tantangannya serta dukungan dari sisi akademis diperlukan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten.
“Melalui kegiatan ini diharapkan mampu mendorong semakin kencangnya gairah industri kreatif digital sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru di Kepulauan Riau,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Muhammad Ravi








