Batam Senior Challenge, Ketika Golf Menjadi Silaturahmi dan Promosi Wisata

Batam senior challenge golf
Peserta dari berbagai daerah, termasuk Malaysia, mengikuti pertandingan hari pertama 8th Batam Senior Challenge di Batam, Rabu (17/9/2025). GOKEPRI/Muhammad Ravi

BATAM (gokepri) – Hujan yang turun sejak pagi tidak menyurutkan langkah para pegolf senior untuk berangkat ke Lapangan Golf Indah Puri, Batam, Rabu (17/9/2025). Tepat pukul 07.30, suara tepuk tangan dan sorak-sorai terdengar ketika 144 peserta 8th Batam Senior Challenge mulai bersiap memukul bola pertama.

Rata-rata peserta sudah berusia di atas 55 tahun. Bahkan, menurut panitia, ada beberapa pegolf yang usianya telah melampaui 80 tahun. Mereka datang dari berbagai kota di Indonesia—dari Balikpapan, Bandung, Banyumas, Batam, Jakarta, Magelang, Makassar, Medan, Palembang, Pekanbaru, Semarang, Samarinda, Solo, hingga Yogyakarta. Turnamen ini juga menarik minat peserta dari Malaysia.

Turnamen tahunan yang digelar Perhimpunan Pegolf Senior Indonesia (Perpesi) Batam-Kepri itu dibuka dengan pemukulan bola asap dan pelepasan balon oleh Vice President Perpesi Wilayah Barat, Damarhadi S. “Semangat berkompetisi tetap ada, tapi kebersamaan juga penting,” ujarnya singkat.

HBRL

Sejak awal digelar delapan tahun lalu, Batam Senior Challenge dimaksudkan bukan hanya ajang kompetisi. Ketua Perpesi Batam-Kepri, Taba Iskandar, menyebut event ini sarana memperkuat jaringan, sportivitas, dan silaturahmi di kalangan pegolf senior.

“Event ini bukan sekadar turnamen, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi. Kami ingin menunjukkan bahwa pegolf senior tetap menjunjung nilai fair play,” kata Taba.

Batam senior challenge golf
Peserta dari berbagai daerah, termasuk Malaysia, mengikuti pertandingan hari pertama 8th Batam Senior Challenge di Batam, Rabu (17/9/2025). GOKEPRI/Muhammad Ravi

Peserta yang datang dari berbagai daerah otomatis memberi dampak ekonomi. Hotel, restoran, hingga sektor jasa di Batam ikut merasakan perputaran uang dari kegiatan ini. “Batam sudah memiliki fasilitas dan lapangan golf berkelas internasional. Melalui event ini, kami sekaligus mempromosikan Batam sebagai destinasi wisata golf yang menarik,” tambah Taba.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga melihat sisi lain dari turnamen ini. Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kepri, Harianto, menilai event semacam ini sejalan dengan program pemerintah dalam menumbuhkan budaya olahraga di masyarakat.

“Turnamen ini bukan hanya untuk pegolf senior, tetapi juga inspirasi bagi masyarakat agar lebih aktif berolahraga. Batam membuktikan mampu menjadi tuan rumah event berskala nasional bahkan internasional,” katanya.

Harianto menegaskan dukungan pemerintah tidak hanya sebatas penyelenggaraan, tetapi juga pada sinergi dengan sektor pariwisata. “Sinergi antara pemerintah, organisasi olahraga, dan dunia usaha sangat penting agar Batam semakin dikenal sebagai destinasi sport tourism,” ujarnya.

Turnamen kali ini berlangsung dua hari, 17–18 September 2025. Pertandingan disebar di dua lapangan ternama, Indah Puri Golf Resort dan Batam Hills Golf Resort, dengan tiga kategori: Senior Division, Ladies Division, dan Guest Division.

Marketing Manager Indah Puri Golf Resort, Sofya Mawangi Isba, menyebut pihaknya menyiapkan dukungan khusus untuk peserta. “Kami menambah fasilitas seperti ambulans dan tenaga kesehatan. Pesertanya ratusan, usianya di atas 55 tahun semua, bahkan ada yang 80 tahun,” katanya.

Bagi komunitas golf senior, Batam Senior Challenge sudah menjadi agenda tahunan yang ditunggu. Selain karena atmosfer persaingan yang sehat, ajang ini juga memberi ruang nostalgia dan mempererat hubungan antarsesama pegolf.

Baca Juga: Batam Senior Challenge 2025, Ajang Pegolf Senior dari Indonesia dan Malaysia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait