Banyak Catatan untuk Timnas Indonesia U-23, Meski Menang 4-1 Lawan Timor Leste

Timnas Indonesia U-23, Meski Menang 4-1 Lawan Timor Leste. FOTO/Dokumentasi PSSI
Timnas Indonesia U-23, Meski Menang 4-1 Lawan Timor Leste. FOTO/Dokumentasi PSSI

Batam (gokepri.com) – Timnas Indonesia U-23 menang telak 4-1 saat melawan Timor Leste pada laga kedua Grup A cabang sepak bola SEA Games 2022 di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Selasa 10 Mei 2022 malam.

Namun, masih banyak catatan untuk skuad Timnas Indonesia U-23. Pasalnya banyak kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan para pemain, sehingga mengancam gawang Garuda Muda.

Di awal babak pertama, eks provinsi ke-27 Republik Indonesia itu mendapatkan penalti setelah Marc Klok menjatuhkan Mouzinho Barreto De Lima di kotak terlarang.

Klok kemudian mendapat kartu kuning. Mouzinho sendiri selanjutnya yang jadi eksekutor dan melepas sepakan ke arah kanan, namun kiper Ernando Ari Sutaryadi cermat membaca arah bola dan menepisnya.

Menit ke-15, Egy Maulana Vikri mencatatkan namanya di papan skor. Syahrian Abimanyu melepas umpan lambung ke sisi kanan gawang Timor Leste dan disambut sundulan dengan Rizky Ridho.

Bek asal Persebaya Surabaya itu mengarahkan bola ke depan gawang dan disambut dengan tembakan voli tanpa cela dari Egy.

Kemudian tiga gol lainnya dilesakkan Witan Sulaeman menit ke-52 dan 76, serta Fachruddin Wahyudi Aryanto pada menit ke 58. Sedangkan satu-satunya gol Timor Leste dicetak Mouzinho menit ke-69.

Bagi Garuda ini adalah kemenangan perdana setelah di pertandingan pertama kalah 0-3 Vietnam 6 Mei 2022. Sebaliknya bagi Timor Leste menjadi kekalahan ketiga dan dipastikan mereka tersingkir.

Laga pertama mereka pada Jumat 6 Mei 2022 lalu, skuad asuhan Fabio Magrao kalah 0-4 dari Filipina dan di laga kedua kalah 2-3 dari Myanmar 8 Mei 2022.

Indonesia akan kembali memainkan pertandingan ketiga melawan Filipina pada 13 Mei 2022 dan terakhir akan menghadapi Myanmar 15 Mei 2022.

“Di awal laga tim memang belum menunjukkan permainan yang bagus. Tetapi, perlahan namun pasti kita mulai bangkit dan mencetak 4 gol. Saya berharap permainan tim terus meningkat saat melawan Filipina dan Myanmar,” ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

Iriawan juga berharap cedera Alfeandra Dewangga tidak parah. Pemain asal PSIS itu ditarik Shin Tae-yong di pertengahan babak kedua dan digantikan Firza Andika.

“Melawan Filipina dan Myanmar kita harus menang untuk memastikan tiket ke semifinal. Saya yakin peluang kita terbuka lebar kalau melihat grafik tim ini yang terus meningkat,” kata Iriawan.

Penulis : Romadi