JAKARTA (gokepri) — Persija Jakarta menunjuk mantan pelatih tim nasional Indonesia, Shin Tae-yong, sebagai pelatih kepala untuk musim 2026-2027. Kehadiran pelatih asal Korea Selatan itu menandai upaya Persija memperbaiki capaian setelah gagal bersaing dalam perebutan gelar pada musim lalu.
Shin diperkenalkan secara resmi dalam konferensi pers di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Senin (8/6/2026). Ia menggantikan Mauricio Souza yang tidak lagi melatih Persija setelah kompetisi musim 2025-2026 berakhir.
“Saya Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala baru Persija Jakarta kali ini,” ujar Shin dalam konferensi pers tersebut.
Baca Juga: Tinggalkan Indonesia, Shin Tae-yong Bangga Wariskan Fondasi Sepak Bola
Penunjukan Shin berlangsung setelah Persija menutup musim lalu di peringkat ketiga klasemen. Klub ibu kota itu berada di bawah Borneo FC yang finis sebagai runner-up dan Persib Bandung yang meraih gelar juara.
Manajemen kemudian mengakhiri kerja sama dengan Mauricio Souza. Persija menilai target yang ditetapkan pada musim lalu belum tercapai.
Sebagai pelatih baru, Shin langsung menyampaikan target yang ingin dicapai bersama Macan Kemayoran. Ia mengincar hasil yang lebih baik dibanding musim sebelumnya.
“Target ingin dapat prestasi yang baik dan berusaha semaksimal mungkin dan ingin memberikan penampilan terbaik bersama Persija hingga mencapai posisi terbaik,” ujar Shin.
Bagi publik sepak bola Indonesia, nama Shin bukan sosok baru. Selama lima tahun, ia menangani sejumlah kelompok umur tim nasional Indonesia, mulai dari U-20, U-23, hingga tim senior.
Dalam periode tersebut, Shin membawa Timnas U-20 Indonesia lolos ke Piala Asia U-20 2023. Ia juga mengantarkan tim senior menembus fase gugur Piala Asia 2023.
Meski tidak mempersembahkan gelar juara, kiprah Shin selama menangani tim nasional kerap dikaitkan dengan peningkatan daya saing Indonesia di level Asia. Pada masa kepemimpinannya, peringkat FIFA Indonesia juga mengalami kenaikan.
Kerja sama Shin dengan PSSI berakhir pada awal 2025. Setelah itu, ia kembali ke Korea Selatan dan menangani Ulsan HD.
Kariernya bersama klub tersebut tidak berlangsung lama. Kini, Shin kembali ke Indonesia dengan tantangan baru bersama Persija.
Musim depan, tugas utama yang menanti Shin adalah membawa Persija kembali bersaing dalam perebutan gelar juara. Target itu sekaligus mengakhiri penantian panjang Persija yang terakhir kali menjadi juara liga pada musim 2018. ANTARA
Baca Juga: Siapa yang Potensial Bertarung di Pilkada Kepri 2029?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








