Batam (Gokepri.com) – Auto Gate System (AGS) atau gerbang otomatis di Pelabuhan bongkar muat Batu Ampar sempat bermasalah. Imbasnya pengoperasian AGS memicu antrean panjang kontainer.
Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Dendi Gustinandar menyampaikan permohonan maaf terkait kemacetan yang terjadi di gerbang keluar Terminal Umum Batu Ampar.
Dendi menjelaskan penyebab kemacetan karena adanya kerusakan pada salah satu barrier gate akibat insiden penabrakan oleh truk pengangkut kontainer Senin malam tadi (3/1/2022) sehingga hanya satu gate keluar yang dibuka dan menyebabkan antrean panjang serta mengakibatkan kesalahpahaman antara pengendara truk dengan petugas lapangan.
“Kami memohon maaf atas terjadinya kemacetan dan insiden keributan di Terminal Umum Batu Ampar hari ini pada seluruh pengguna jasa,” ujar Dendi melalui telpon seluler, Selasa 4 Januari 2022.
Dendi menegaskan BUP telah merespons insiden tersebut dan dalam kurun 15 menit suasana berangsur kondusif. Pihaknya juga tengah melakukan perbaikan pada barrier gate yang rusak.
“Secepat mungkin kami perbaiki kerusakan barrier gate ini dan fungsikan kembali seperti sedia kala. Kami akan meningkatkan pelayanan dari sisi komunikasi antara petugas dan pengguna jasa dan kehandalan sarana dan prasarana serta pembenahan SOP dalam penerapan Auto Gate System yang baru diberlakukan secara menyeluruh ini,” kata Dendi.
Gangguan Sistem Auto Gate di Batuampar tersebut sempat membuat sopir kontainer dan petugas Ditpam adu mulut.
Koordinator Pengamanan Pelabuhan Batu Ampar, Sang Darma Pusa menjelaskan adanya peristiwa keributan tersebut terjadi sekitar pukul 11.00, Selasa 4 Januari 2022.
Kejadian bermula ketika satu unit kontainer mencoba menyalip antrean yang cukup panjang saat akan meninggalkan kawasan pelabuhan
“Tiba-tiba nyelonong begitu dikasih tahu sama petugas, mereka enggak terima,” kata Darma saat ditemui di lokasi.
Pada saat terjadi keributan, Ditpam BP Batam yang bertugas menghampiri keributan tersebut dan menegur sopir agar tidak membentak petugas karena mereka hanya di bagian pengamanan.
Darma juga mengakui alasan pihak sopir mengeluh dan membentak petugas karena antrean dan waktu pengantaran muatan yang harus segera diselesaikan.
“Gerbang ini kan dua tapi ketabrak tadi malam. Jadi yang rusak itu ditutup, itulah yang bikin antreannya satu pintu. Tapi sekarang sedang kami perbaiki,” ucapnya.
Dari pantauan di lokasi, suasana di Auto Gate System Pelabuhan Batu Ampar saat ini sudah kondusif.
Pintu kedua yang dinyatakan rusak sebelumnya, kini telah bisa dilalui oleh truk kontainer.
Seperti diketahui, Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Badan Usaha Pelabuhan telah menetapkan pengoperasian Auto Gate System secara menyeluruh per 1 Januari 2022. Adapun kegiatan sosialisasi terhadap pengguna jasa terkait pengoperasian Auto Gate System ini telah dilakukan secara rutin selama enam bulan terakhir.
Dendi menyampaikan Batam berbenah untuk mengimbangi pelabuhan modern lainnya melalui penerapan digitalisasi pelabuhan. Auto Gate System yang diterapkan di Terminal Umum Batu Ampar merupakan salah satu wujud penerapan digitalisasi pelabuhan yang juga bagian dari Batam Logistic Ecosystem.
- Baca Juga: Auto Gate System Batu Ampar Resmi Beroperasi
Penulis: Engesti









