BATAM (Gokepri.com) – Antrean keberangkatan ibadah haji di Kota Batam masih panjang. Hingga kini, tercatat sekitar 17.500 warga masih masuk dalam daftar tunggu untuk bisa menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Batam, Syahbudi, menyebutkan bahwa untuk musim haji tahun 2025, Batam hanya mendapat kuota 721 orang dari total kuota Kepri sebanyak 1.291 jemaah.
“Artinya, hampir 55 persen kuota Kepri berasal dari Batam. Namun, jumlahnya belum bisa menjawab panjangnya antrean,” kata Syahbudi, Kamis (10/4/2025).
Baca Juga: Kuota Haji Batam 2025 Diperkirakan 704 Jemaah, Lansia Prioritas
Kondisi ini tak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pada 2024, Batam juga hanya memberangkatkan sekitar 700-an jemaah, sementara jumlah pendaftar terus bertambah setiap tahunnya.
Syahbudi menambahkan bahwa kuota bisa berubah tergantung kebijakan pemerintah pusat. “Tapi sejauh ini belum ada penambahan signifikan yang bisa mempercepat daftar tunggu,” ujarnya.
Sementara itu, proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap kedua sedang berlangsung. Tahap ini dibuka sejak 24 Maret hingga 17 April 2025.
Pelunasan ini menyasar 293 jemaah yang terdiri dari peserta gagal sistem pada tahap pertama, pendamping lansia, penyandang disabilitas, jamaah penggabungan keluarga, dan cadangan. Per 9 April, baru 129 jemaah yang menyelesaikan pelunasan. Sisanya, sebanyak 164 orang, masih belum menyetor biaya.
Syahbudi mengingatkan, jamaah yang akan melunasi wajib menyelesaikan istitha’ah kesehatan dan menyerahkan bukti pembayaran ke Kemenag Batam. ANTARA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









